Ulah Pati di Bali
Delon Diselamatkan Warga Saat Coba Akhiri Hidup di Jembatan Sangket, Menangis Sesegukan
Seorang pemuda nekat melakukan percobaan ulah pati dengan memanjat railing atau pagar pengaman jembatan.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Berita atau artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan mengakhiri hidup. Pembaca yang merasakan tanda-tanda depresi dan memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan mengakhiri hidup, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Anda juga bisa simak hotline https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Seorang pemuda nekat melakukan percobaan ulah pati dengan memanjat railing atau pagar pengaman jembatan.
Beruntung aksi tersebut berhasil digagalkan warga yang tengah melintas.
Video penyelamatan berdurasi 40 detik itu dengan cepat menyebar di media sosial.
Baca juga: KISAH LENGKAP Hubungan Terlarang Berakhir Ulah Pati di Buleleng, Main Hati Berujung Maut
Usut punya usut, lokasi percobaan akhiri hidup ini berada di Jembatan Sangket–Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Pada awal video nampak pemuda mengenakan jaket abu-abu dan celana training menaiki pagar pengaman jembatan.
Tak jauh dari lokasinya, terdapat sepeda motor parkir yang diduga milik pemuda tersebut.
Baca juga: Diduga karena Hubungan Asmara Terlarang, Sepasang Kekasih Ulah Pati di Kamar Kos di Buleleng
Warga yang kebetulan melintas dan mendapati aksi nekat itu, segera turun dari motor kemudian menarik si pemuda hingga turun dan terkapar di badan jalan.
Setelahnya pemuda tersebut ditanyai ada masalah apa.
Dengan tangis sesenggukan, pemuda itu menjawab hanya ingin mati karena tidak kuat hidup.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Baca juga: Pemuda di Denpasar Nekat Coba Ulah Pati, Motifnya Merasa Terabaikan Keluarga, 2 Kasus Beruntun
Kejadiannya pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 01.00 wita.
"Begitu menerima informasi, personel piket Polsek Sukasada langsung menuju lokasi," ucapnya.
Identitas pemuda tersebut diketahui bernama Kristian Benjamin Delon (22).
Kepada polisi, ia mengaku tinggal di wilayah Banjar Babakan, Desa Sambangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Petugas-Polsek-Sukasada-saat-mendatangi-Delon-di-Jembatan-Sangket-96.jpg)