Bencana Alam di Bali
POHON Tumbang Kepung Buleleng, Sebabkan Kemacetan, Pengendara Sepeda Motor Dilarikan ke Rumah Sakit!
Kondisi ini akibat dampak cuaca buruk yang menyebabkan pohon tumbang. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 Wita.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Arus lalu lintas di ruas jalan Singaraja–Gilimanuk, tepatnya di depan PLTU Celukan Bawang, Banjar Dinas Juntal, Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, sempat lumpuh total pada Selasa (24/2/2026) pagi.
Kondisi ini akibat dampak cuaca buruk yang menyebabkan pohon tumbang. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 Wita.
Pohon jenis santen roboh dan menutup seluruh badan jalan, hingga menyebabkan kemacetan panjang hampir satu jam. Terlebih ruas jalan ini merupakan penghubung Kabupaten Buleleng dengan Kabupaten Jembrana.
Tak hanya memicu kemacetan, insiden itu juga mengakibatkan satu pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan setelah menabrak pohon yang telah tumbang.
Baca juga: BANJIR Setinggi Dada Orang Dewasa di Dewi Sri Kuta, 12 Orang Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Baca juga: Koster Imbau Warga Hati-hati Saat Bepergian di Cuaca Ekstrem, BPBD Bali Sebut 350 Orang Dievakuasi
Kapolsek Celukan Bawang AKP I Gede Sediana, membenarkan adanya insiden ini. Dikatakan dia, korban diketahui bernama Putu Satria (32), yang merupakan karyawan swasta asal Desa Musi, Kecamatan Gerokgak.
"Korban mengalami luka ringan dan mengeluhkan nyeri pada bagian dada. Saat ini korban menjalani pemeriksaan di Puskesmas 1 Gerokgak dan direncanakan menjalani pemeriksaan rontgen di RS Pratama Seririt," jelasnya, seizin Kapolres Buleleng.
Lanjutnya, pasca menerima informasi pohon tumbang menutup jalan, pihaknya segera mengerahkan anggota kepolisian ke lokasi kejadian. Polisi dengan cepat mengurai kemacetan sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.
Tak hanya itu, personel Polsek Celukan Bawang bersama anggota Batalyon Brimob Desa Patas dan Satpol PP Gerokgak membantu BPBD Buleleng, melakukan proses evakuasi material pohon. Proses pemotongan hingga pembersihan material membutuhkan berlangsung hingga pukul 07.30 WITA.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di musim cuaca tidak menentu yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang," tambahnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Buleleng, I Gede Suyasa menyebut bencana pohon tumbang dampak hujan disertai angin kencang pada Senin (23/2/2026), tidak hanya terjadi di wilayah Celukan Bawang.
Dampak serupa juga dilaporkan di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada; Desa Pakisan Kecamatan Kubutambahan; dan Terminal Bongkar Muat Penarukan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng.
Pohon tumbang di wilayah Desa Wanagiri terjadi pukul 01.14 WITA. Pohon tumbang menutup akses jalan. Sementara yang terjadi di Desa Pakisan, pohon tumbang menimpa dapur semi permanen ukuran 2x2 meter milik warga. Kerugian ditaksir mencapai Rp1 juta.
"Untuk peristiwa di Terminal Bongkar Muat Penarukan, batang pohon jenis Angsana berdiameter 80 Cm patah dan menimpa truk. Upaya evakuasi belum dilakukan, sebab pemilik truk meminta agar menunggu crane derek mengangkat kayu, untuk meminimalisir kerusakan pada truk," tandasnya. (mer)
| Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang Di Jembrana Bali, Pemerintah Siapkan Langkah Penanganan |
|
|---|
| Hujan Deras Memicu Luapan Air Sungai Di Jembrana Bali, Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir |
|
|---|
| Diterjang Puting Beliung, Meranjang Wayan Wiratman di Sading Badung Bali Roboh |
|
|---|
| JEBOL Lagi Senderan Sungai Desa Tumbu di Karangasem, Kerusakan Sepanjang 50 Meter dan Tinggi 5 Meter |
|
|---|
| Awal Tahun, Cuaca Ekstrem Sebabkan Bencana, Pemprov Bali Susun Renja OPD Tematik Resiliensi Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tim-gabungan-saat-melakukan-evakuasi-material-pohon-tumbang-di-wilayah-Celukan-Bawang.jpg)