Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

USIA Nyoman Karuna Berakhir di 16 Tahun, Kecelakaan di Buleleng Sebabkan Cedera Kepala Berat

USIA Nyoman Karuna Berakhir di 16 Tahun, Kecelakaan di Singaraja Sebabkan Cedera Kepala Berat

Tribun Bali/ISTIMEWA
Olah TKP - Polisi saat melakukan olah TKP pasca peristiwa kecelakaan. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Seorang pelajar 16 tahun bernama I Nyoman Bhakta Karuna meninggal dunia pasca terlibat kecelakaan di wilayah Buleleng.

Diketahui korban mengalami cedera kepala berat akibat tabrakan dengan mobil dari arah berlawanan. 

Peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 06.15 WITA di ruas jalan Singaraja–Sudaji, tepatnya di Banjar Dinas Rarangan, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng. 

Baca juga: HEBOH! Ditemukan Potongan Tubuh dengan Tato Bunda Maria dan Jam Romawi di Ketewel Gianyar

Seizin Kapolres Buleleng, Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya ihwal kecelakaan tersebut.

Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Scopy DK 6069 UAX yang dikendarai Karuna asal Desa Bebetin, Kecamatan Sawan dengan Suzuki ST 100 DK 1830 VP dikemudikan oleh Nyoman Supara (51) asal Desa Suwug, Kecamatan Sawan.

Peristiwa kecelakaan itu berawal saat korban datang dari arah selatan menuju utara.

Saat melintas di lokasi kecelakaan, korban mengambil haluan terlalu ke kanan.

Baca juga: TEROBOS Antrian Saat Pohon Tumbang Hingga Kecelakaan di Jembrana, Terungkap Muatan Mobil ini

"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang kendaraan Suzuki ST 100 DK 1830 VP. Alhasil kecelakaan tidak dapat dihindarkan," jelas Kasi Humas Polres Buleleng, Rabu (25/2/2026). 

Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan sepeda motor Karuna mengalami kerusakan. Demikian pula bagian depan mobil Suzuki ST 100 DK, juga terlihat penyok. 

"Pengendara sepeda motor mengalami cedera kepala berat disertai pendarahan dari kedua telinga. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan medis di RSU Kerta Usada Singaraja," imbuhnya. 

Atas kejadian tersebut IPTU Yohana mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Terutama saat berkendara di jalur utama dengan kecepatan dan mobilitas kendaraan yang tinggi.

"Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi, tidak mengambil jalur lawan arah, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," tandasnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved