Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Nyepi dan Ramadan

SIPENG Bertepatan dengan Takbiran, FKUB Buleleng Susun Seruan Bersama, Ini Isinya

Sebab momentum dua hari besar keagamaan yang berdekatan dinilai memerlukan pengaturan khusus agar tetap saling menghormati.

Tayang:
Tribun Bali/ISTIMEWA
SERUAN BERSAMA - FKUB Buleleng bereama sejumlah instansi terkait saat menyusun seruan bersama pelaksanaan rangkaian nyepi tahun baru caka 1948, Senin (2/3) 

TRIBUN-BALI.COM - Malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 19 Maret 2025. Sedangkan pada hari yang sama, umat Hindu di Bali tengah melaksanakan sipeng (sepi ing ngembak) dalam rangkaian Hari Raya Nyepi

Menyikapi kondisi ini, Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Buleleng (FKUB) menerbitkan seruan bersama. Sebab momentum dua hari besar keagamaan yang berdekatan dinilai memerlukan pengaturan khusus agar tetap saling menghormati.

Ketua FKUB Buleleng, I Gde Made Metera, menjelaskan bahwa kesepakatan yang diambil mengacu penuh pada seruan FKUB Bali. Misalnya ihwal malam takbiran, tetap diperkenankan dilaksanakan di masjid atau musala terdekat dari tempat tinggal warga. Namun, masyarakat diminta berjalan kaki saat menuju tempat ibadah.

"Bisa dilaksanakan mulai pukul 18.00 Wita sampai dengan pukul 21.00 Wita, tanpa penggunaan pengeras suara, tanpa menyalakan petasan atau bunyi-bunyian lainnya, serta menggunakan penerangan secukupnya," ujarnya, Senin (2/3).

Baca juga: MASIH Tunggu Kebijakan Pusat, Pengajuan Formasi PPPK dan CPNS di Denpasar Tahun 2026

Baca juga: GELAR Perekaman KTP Elektronik di Lapas, Dukcapil Denpasar Juga Jemput Bola ke Sekolah

Walaupun hampir sama, FKUB Buleleng menambahkan beberapa poin yang disesuaikan dengan kondisi dan tradisi pengamanan di Buleleng. Khususnya terkait pengamananan selama sipeng, melibatkan lintas elemen masyarakat. 

"Poin yang kami tambahkan di sini sesuai dengan kekhususan di Buleleng. Dalam melakukan pengamanan, kami mengikutsertakan pecalang dengan berkoordinasi dengan desa adat setempat. Kemudian Banser dari NU dan Kokam dari Muhammadiyah dengan berkoordinasi dengan MUI Buleleng, didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Itu kekhususan yang sudah mentradisi selama ini," ucapnya. 

FKUB berharap seluruh masyarakat dapat saling menghormati dan menjaga toleransi antarumat beragama, sehingga pelaksanaan Nyepi dan Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian di Kabupaten Buleleng. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved