Seputar Bali
Korban Kedua Banjir Bandang di Desa Banjar Buleleng Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari ke dua terhadap korban hilang bencana banjir bandang di Kecamatan Banjar, Buleleng
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari ke dua terhadap korban hilang bencana banjir bandang di Dusun Santal dan Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, Sabtu 7 Maret 2026.
Satu orang korban sudah ditemukan kemarin malam atas nama Dewa Ketut Adi Suarjana (55), warga Dusun Santal dalam keadaan meninggal dunia.
Hari ini seluruh personel dari berbagai instansi terkait, relawan ataupun masyarakat dan keluarga korban mulai penyisiran sekitar pukul 07.30 WITA.
Mereka terbagi dalam beberapa Search Rescue Unit (SRU), diantaranya fokus pencarian di sepanjang sungai, perairan, bibir pantai, dan timbunan-timbunan batang pohon ataupun material-material yang terbawa derasnya arus air.
Baca juga: Tinjau Sejumlah Destinasi di Bali Jelang Libur Lebaran, Wamenpar Tekankan Hal Ini
SRU laut memulai pergerakan pada pukul 08.00 WITA, dengan mengerahkan rubber boat Pos SAR Buleleng dan Polair, sesuai search area.
Sementara SRU darat berjalan di pinggir pantai arah timur dan barat Pantai Banjar dan Pantai Kalianget.
Dalam upaya pencarian, mereka terkendala dengan tumpukan lumpur dan material besar.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, yang langsung turun ke lokasi masih mengupayakan diturunkannya alat berat untuk bisa menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi tim SAR gabungan.
Baca juga: Wakapolda Bali Beberkan Modus Operandi Peredaran Narkotika Komunitas Rusia Lewat Dark Web dan Kripto
Korban kedua akhirnya ditemukan di dalam timbunan dalam kondisi meninggal dunia, lokasinya kurang lebih 1,5 kilometer dari posisi awal korban terseret banjir (rumahnya).
Selanjutnya jenazah Komang Suci (44) dibawa menuju RS. Pratama Buleleng dengan menggunakan ambulance PMI Buleleng.
"Waktu ditemukan, diinformasikannya itu pada pukul 13.56 WITA dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan itu pada pukul 14.18 WITA," jelasnya.
Sampai dengan 18.00 WITA operasi SAR dihentikan sementara waktu, dan rencananya akan dilanjutkan besok pagi.
Masih ada dua korban yang belum ditemukan yakni Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).
Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR diantaranya Kantor SAR Denpasar, TNI AL Celukan Bawang, Kapolres Buleleng dan anggota, Dokpol Polres Buleleng, Polsek Banjar, Samapta Polda Bali, Brimob Gilimanuk Pos Patas, Polairud Polres Buleleng, Babinsa Polsek Banjar, Unit K-9 Polres Buleleng, BPBD Buleleng, PMI Buleleng, Camat Banjar dan Satpol PP, Perangkat Desa Banjar, Dinas PUPR Kabupaten Buleleng, Pemadam Kebakaran Seririt, PLN Singaraja, Bhuana Bali Rescue, Keluarga korban dan masyarakat setempat. (*)