Porjar Bali
Forki Buleleng Gagal Pertahankan Gelar Juara Umum di Porjar Bali 2026
Dominasi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Buleleng di ajang Porjar Bali cabang karate akhirnya terhenti.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dominasi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Buleleng di ajang Porjar Bali cabang karate akhirnya terhenti.
Setelah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum, tahun ini Forki Buleleng harus puas menempati peringkat ketiga.
Dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, pada 5–7 Juli 2026 itu, kontingen Buleleng mengumpulkan total 30 medali yang terdiri atas enam emas, 12 perak, dan 12 perunggu.
Raihan itu menempatkan Buleleng di bawah Kota Denpasar yang keluar sebagai juara umum dan Kabupaten Badung di posisi kedua.
Baca juga: Raih WTP ke-13, Pemprov Bali Diingatkan Gerindra Soal Krisis Infrastruktur dan Sinyal Pusat
Koordinator Forki Buleleng pada Porjar Bali 2026, I Ketut Subagia, mengakui seluruh atlet, pelatih, dan official telah berupaya maksimal selama pertandingan.
Namun, ketatnya persaingan membuat Buleleng belum mampu mempertahankan prestasi yang diraih dalam tiga edisi sebelumnya.
"Kami sudah berjuang maksimal. Persaingan tahun ini sangat ketat dan perkembangan karate di Bali juga semakin merata," ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Ketua Umum Forki Buleleng, dr. Ketut Putra Sedana, tetap memberikan apresiasi kepada para atlet yang telah bertanding.
Menurutnya, raihan 30 medali dari 44 atlet yang diturunkan tetap menjadi pencapaian yang membanggakan meski belum sesuai target.
"Dengan 44 atlet dan 10 pelatih serta official, kami berhasil mengumpulkan 30 medali. Ini tetap capaian yang membanggakan, namun tentu akan menjadi bahan evaluasi ke depan," kata pria yang akrab disapa dr. Caput itu.
Baca juga: Badung Gelontorkan Beasiswa hingga Rp60 Miliar, Anak Petani dan Keluarga Kurang Mampu Jadi Prioritas
Ia menegaskan Forki Buleleng akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan atlet.
Evaluasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus mengembalikan Buleleng ke posisi teratas pada ajang-ajang berikutnya.
Enam medali emas Buleleng masing-masing disumbangkan nomor Kata Beregu SD Putri, Kata Beregu SD Putra, Kata Beregu SMA Putri, Kumite +56 kilogram SD Putra melalui Ketut Kenzo Abi Prasaja, Kumite -61 kilogram SMA Putra oleh Gede Adi Mahardika, serta Kumite -76 kilogram SMA Putra melalui I Gusti Komang Arya Wiragandi. (mer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-pertandingan-kontingen-karate-Buleleng-Pada-Porjar-Bali-20261.jpg)