Berita Denpasar
Jamin SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Objektif, Disdikpora Denpasar Buat Komitmen Bersama
Jamin SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Objektif, Disdikpora Denpasar Buat Komitmen Bersama
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sebelum pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) bersama stakeholder terkait melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama.
Penandatangan dilakukan sebagai upaya mewujudkan kemajuan dunia pendidikan dengan mengedepankan prinsip obyektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi.
Beberapa stakeholder yang ikut penandatanganan yakni Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Bali, BPMP Provinsi Bali, Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Kanwil Kementerian Agama Kota Denpasar, PHDI Kota Denpasar, Dewan Pendidikan Kota Denpasar, hingga Kepala Sekolah se-Kota Denpasar.
Baca juga: Dikeluhkan Cemari Udara, Usaha Arang Di Peliatan Ubud Bali Dihentikan
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama mengatakan pendidikan merupakan hak setiap warga negara yang harus dijamin melalui proses penerimaan murid baru yang adil dan berkualitas.
Karenannya, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Kota Denpasar dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi (inklusi).
Baca juga: Takbir Menggema di Gianyar Bali, Ribuan Jamaah Semarakkan Idul Adha 1447 H
"Prinsip-prinsip ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi fondasi utama dalam memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan sesuai potensi dan kemampuannya," ujarnya, Rabu, 27 Mei 2026.
Menurut Wiratama, objektivitas dalam proses penerimaan murid baru diwujudkan melalui seleksi yang didasarkan pada kemampuan, prestasi, dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lain yang tidak relevan.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan kesempatan yang setara dan diperlakukan secara adil tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, agama, maupun budaya," katanya.
Wiratama menjelaskan bahwa transparansi menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan SPMB Kota Denpasar.
Seluruh tahapan, mekanisme, serta persyaratan penerimaan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar mudah dipahami dan diawasi bersama.
"Masyarakat berhak mengetahui seluruh proses penerimaan murid baru secara jelas dan terbuka. Dengan keterbukaan tersebut, kami berharap kepercayaan publik terhadap pelaksanaan SPMB dapat terus meningkat," ungkapnya.
Wiratama juga memaparkan jalur penerimaan murid baru untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Ia menyebutkan bahwa penerimaan peserta didik SD dibagi menjadi tiga jalur, yakni jalur domisili sebesar 80 persen, jalur afirmasi 15 persen, dan jalur mutasi 5 persen.
"Pembagian ini dilakukan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan serta memberikan ruang kepada peserta didik dari berbagai latar belakang sesuai regulasi yang berlaku," jelasnya.
| 45 Titik Salat Idul Adha di Denpasar, MUI Bali Ajak Umat Pererat Kerukunan Melalui Kurban |
|
|---|
| WNA Jerman Ditemukan Meninggal dalam Posisi Sujud, Diduga Tersengat Korsleting Water Heater |
|
|---|
| Distan Denpasar Kerahkan 230 Personel, Sasar 135 Masjid dan Mushola, Periksa Hewan dan Daging Kurban |
|
|---|
| Okupansi Hotel di Sanur Bali Tembus 75 Persen, Lonjakan Dolar Jadi Stimulus Kunjungan Wisman |
|
|---|
| 2 Bayi Dibuang Berturut-turut di Denpasar, Polisi Buru Pelaku Melalui Tes DNA dan Sisir Kos-kosan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ILUSTRASI-BELAJAR-Cara-Daftar-SPMB-Bali-2025-Jenjang-SMASMK-Lewat-LINK-yang-Tersedia.jpg)