Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tribun Bali Award

WARGA Jembrana Bisa Manfaatkan Rumah Singgah di Denpasar, Dana Talangan Tanpa Bunga & Jaminan ke PMI

Program inovatif ini, berhasil mendobrak tembok besar yang selama ini sering menghalangi niat tulus warga masalah modal awal keberangkatan.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Bali/ISTIMEWA
Rumah Singgah ini berlokasi di Jalan Pulau Bali Nomor 23, wilayah Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat atau berada tepat di belakang atau di seberang gedung baru poliklinik RSUP Prof Ngoerah (sebelumnya bernama RSUP Sanglah). Keberadaan program rumah singgah ini mendapatkan respon positif, dan menarik perhatian warga masyarakat Jembrana yang tengah menjalani pengobatan di Denpasar. 

"Kami tidak ingin warga Jembrana yang punya kompetensi dan semangat kerja tinggi harus mengubur impiannya hanya karena tidak punya biaya untuk berangkat. Lewat subsidi ini, pemerintah hadir untuk memastikan mereka bisa berangkat dengan kepala tegak, tanpa beban bunga yang mencekik," ujar Bupati Kembang Hartawan.

Perputaran ekonomi di desa-desa asal PMI di Jembrana, bergerak positif berkat aliran dana kiriman (remittance) yang stabil. Warga kini mampu merenovasi rumah, menyekolahkan anak hingga jenjang tinggi, hingga membuka usaha mikro di kampung halaman sebagai tabungan masa depan.

Lewat pogram kredit subsidi ini, telah berhasil mengantarkan puluhan tenaga kerja terampil asal Jembrana ke berbagai negara tujuan strategis di belahan dunia. Beberapa negara yang menjadi destinasi utama para penerima manfaat program ini antara lain seperti Jepang, negara di Eropa, hingga kapal pesiar internasional.

Ketut Swastika, salah satu warga Jembrana yang kini sukses bekerja di sektor perkebunan di Jepang, mengaku sangat bersyukur atas adanya program ini.

"Dulu mau berangkat bingung cari pinjaman ke mana-mana. Mau pinjam bank biasa, syaratnya susah dan bunganya berat. Untung ada kredit subsidi dari pak bupati. Benar-benar membantu permodalan awal saya untuk urus VISA, pelatihan, dan tiket. Sekarang astungkara, ekonomi keluarga di Jembrana sudah jauh lebih baik," ungkapnya.

Dengan keberhasilan yang terus berlanjut, Pemkab Jembrana berkomitmen untuk terus mempertahankan dan memperluas jangkauan program ini, sekaligus memperketat pengawasan agar para PMI asal Jembrana tetap berangkat melalui jalur yang legal, aman, dan prosedural. (ADV/mpa)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved