Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bencana di Bali

Senderan Sepanjang 15 Meter di Karangasem Roboh, Tutup Akses Gang Warga

Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem menyebabkan senderan jebol di Lingkungan Dangin Seme 2, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Karangasem

Istimewa
PENINJAUAN - TRC Kabupaten Karangasem, Jumat (13/2/2026) meninjau senderan yang jebol di Lingkungan Dangin Seme 2, Kelurahan/Kabupaten Karangasem. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem menyebabkan senderan jebol di Lingkungan Dangin Seme 2, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.

Akibat kejadian tersebut, akses gang warga setempat sempat tertutup material longsoran.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, senderan yang roboh merupakan milik warga bernama I Wayan Gemuh. 

Kerusakan senderan tergolong cukup parah dengan tinggi sekitar 5 meter dan panjang kerusakan mencapai 15 meter.

Baca juga: 1 TEWAS 2 Selamat, 3 Tertimbun Longsor di Tegenungan, 14 Warga Terdampak Senderan Jebol di Denpasar!

“Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur lokasi kejadian sehingga menyebabkan senderan jebol dan menutup akses gang warga,” ujarnya.

Laporan kejadian pertama kali diterima dari Kepala Lingkungan Dangin Seme pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem yang terdiri dari tiga personel langsung menuju lokasi.

Baca juga: Kerap Diterjang Air Deras, Bendungan Di Gianyar Bali Jebol, Rusak Sawah Dan Budidaya Ikan Lele

Tim kemudian melakukan asesmen di lokasi pada Jumat (13/2/2026) mulai pukul 10.15 Wita, selama proses pendataan dan peninjauan turut didampingi oleh Kepala Lingkungan Dangin Seme 2.

Berdasarkan hasil asesmen awal, tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi yang berisiko memicu longsor maupun kerusakan infrastruktur," ungkap Arimbawa. (*)

 

 

Berita lainnya di Senderan Jebol

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved