Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Bupati Karangasem Soroti Masalah Drainase, Sebut Kerap Jadi Penyebab Jalan Rusak

Bupati Karangasem Soroti Masalah Drainase, Sebut Kerap Jadi Penyebab Jalan Rusak

Tayang:
istimewa
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, turun langsung mengecek kondisi jalan rusak di sejumlah titik di Kecamatan Selat, Selasa (17/3/2026). Tiga wilayah yang menjadi fokus peninjauan yakni Tegalinggah, Belong, dan Geriana Kangin.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan jalan dengan tingkat beragam, dari yang mulai retak hingga rusak berat. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat aktivitas warga, terutama saat cuaca buruk.

Di wilayah Belong, akses jalan sempat tertutup material pasir yang terbawa aliran air saat hujan deras. Petugas dari Dinas PUPR langsung dikerahkan untuk membersihkan material tersebut agar jalur kembali bisa dilalui dengan aman.

Baca juga: Awalnya Pasrah, Ade Irma Malah Jadi Pendaftar Pertama Bus Gratis Mudik Polda Bali

Masalah berbeda ditemukan di Tegalinggah. Kerusakan jalan di daerah ini dipicu oleh luapan air dari gorong-gorong yang tidak mampu menampung debit air saat hujan. Air yang meluber ke badan jalan mempercepat kerusakan permukaan aspal.

Sebagai penanganan awal, perbaikan sementara dilakukan dengan menutup bagian jalan yang rusak. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran mobilitas warga sambil menunggu perbaikan permanen.

Baca juga: Jaga 6 Titik Utama Malam Pengerupukan di Denpasar, Polda Bali Terjunkan 965 Personel

Sementara itu di Geriana Kangin, kerusakan jalan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ruas jalan sepanjang sekitar 4,2 kilometer tersebut akan diperbaiki secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.


“Tahun ini kita mulai dari 1,2 kilometer terlebih dahulu. Sisanya akan diupayakan melalui anggaran perubahan,” ujar Parwata saat meninjau lokasi.


Ia juga menekankan pentingnya pembenahan sistem drainase sebagai solusi jangka panjang. Menurutnya, tanpa perbaikan saluran air, jalan yang sudah diperbaiki berisiko kembali rusak.


Bupati pun mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan drainase dengan memberikan ruang di sisi jalan. Peran pemerintah desa dinilai penting untuk menyosialisasikan hal tersebut agar penanganan bisa berjalan maksimal. (mit)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved