Berita Bangli
Wayan Asta Diamankan Saat Bawa Bawang Merah dan Bawang Putih Hasil Curian
Wayan Asta Yasa mengakui perbuatannya sempat mencuri beberapa kali di Pasar Kidul Bangli. Ia mencuri dari lapak pedagang yang berbeda
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Keresahan para pedagang di Pasar Kidul Bangli akibat barang dagangan yang sering hilang, kini mulai mereda.
Hal itu karena Polsek Bangli telah mengamankan pelaku, yang kerap melakukan pencurian di pasar.
Pelaku diketahui bernama I Wayan Asta Yasa, asal Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Baca juga: Bocah SMP Kembali Berulah Lakukan Pencurian Tabung Gas, Uang Dibuat Jajan Dan Bayar Hutang
Ia merupakan seorang residivis, yang sebelumnya pernah dipenjara karena kasus pencurian kendaraan bermotor, dan bebas pada tahun 2020.
Kapolsek Bangli, Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa dalam keterangan persnya mengungkapkan, kasus ini berawal dari laporan para pedagang di Pasar Kidul, yang mengeluh barang dagangannya kerap hilang.
"Barang yang kerap hilang berupa sembako hingga bumbu dapur. Seperti beras ketan, kacang tanah, bawang merah dan bawang putih," ungkapnya Jumat (9/2/2024).
Baca juga: Kasus Pencurian dan Penyekapan di Umabian Tabanan Terungkap, Pelaku Masih Keluarga Korban
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya segera mengerahkan tim opsnal untuk melakukan patroli di sekitar Pasar Kidul.
Hingga pada Sabtu 3 Februari sekitar pukul 01.00 wita, tim opsnal mendapati satu sepeda motor terparkir di sebelah lapak dagangan penjual di pasar.
Tim opsnal kemudian melakukan pemantauan pemilik motor.
Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi Tangkap Pelaku Pembekapan dan Pencurian di Umabian Belayu Tabanan
"Sekitar 30 menit kemudian, pria pemilik sepeda motor itu keluar dari pasar membawa dua karung berisi bawang putih dan bawang merah. Tim selanjutnya mengamankan terduga pelaku dan memintai keterangan," ucapnya.
Kapolsek mengatakan, saat dimintai keterangan Wayan Asta Yasa mengakui perbuatannya sempat mencuri beberapa kali di Pasar Kidul Bangli.
Ia mencuri dari lapak pedagang yang berbeda, namun sasarannya selalu berupa sembako.
Baca juga: Pedagang Pasar Kidul Bangli Resah Gara-gara Marak Aksi Pencurian, Kerugian hingga Rp 1 Juta
"Lapak pedagang ini tidak disimpan pada tempat tertentu. Hanya ditutup menggunakan terpal. Setelah mendapatkan barang curian, pelaku selanjutnya menjual hasil curian itu di luar wilayah Bangli. Seperti pasar di Gianyar dan Klungkung," ungkapnya.
Disebutkan pula, Wayan Asta Yasa sudah mengetahui situasi dan kondisi di Pasar Kidul Bangli.
Hal ini dikarenakan orang tuanya (ibu) yang juga merupakan pedagang.
Baca juga: Pedagang Pasar Kidul Bangli Resah dengan Keberadaan Anjing Liar, Sutiasih: Jangan Sampai Ada Korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/menunjukkan-barang-bukti-hasil-curian-berupa-bawang-merah-dan-putih.jpg)