Bupati Klungkung, I Made Satria mengatakan, Tawur Agung Kesanga memiliki makna penting dalam menjaga harmoni kehidupan.
Tjokorda Gde Surya Putra, menyampaikan harapannya agar perayaan Nyepi membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
Seorang WNA asal Slovenia, Rok Horzen (40), ditemukan tewas di kamar homestay di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida,
Mapepada Wewalungan di Catus Pata Klungkung, Sucikan Sarana Tawur Agung
Jenazah Horzen pertama kali diketahui, Senin 16 Maret 2026, sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu, seorang saksi sedang mengambil sodaan
AKP Reno Chandra Wibowo mengungkapkan, dalam aksinya pelaku juga kerap menyasar WNA sebagai korbannya.
Kegiatan pelepasan pemudik turut dihadiri Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat bersama sejumlah instansi terkait.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan diduga telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Reno Chandra Wibowo mengungkapkan, dalam aksinya pelaku juga kerap menyasar WNA sebagai korbannya.
Jambret Lintas Kabupaten Ditangkap, Sasar WNA, Sempat Copet Perhiasan di Klungkung
Ketua DPRD Karangasem berharap semangat Nyepi dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa
Irigasi Meluap, Tembok Sampai Bangunan Pelinggih Warga di Desa Selat Klungkung Hancur
Senderan Sungai di Desa Tumbu Karangasem Jebol Saat Hujan Deras, Padahal Baru Diperbaiki
Tembok bangunan sanggah yang tidak kuat menahan derasnya aliran air irigasi langsung roboh di Klungkung Bali
Dipicu Hujan Deras, Debit Air di Kali Unda Klungkung Tiba-tiba Meninggi, Truk Terseret Arus
Ketua DPD Bali Partai Golongan Karya turut menyampaikan sosialisasi mengenai Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat.
Cegah Stunting, Demer Termui Ibu Hamil di Karangasem, Perkuat Gizi dan Nilai Kebangsaan
Kapolsek Klungkung Kompol I Wayan Sujana menjelaskan, kejadian itu dialami sopir truk bernama Pahrul Roji, warga Banyuwangi.
Padahal senderan tersebut belum lama diperbaiki, setelah sebelumnya juga jebol diterjang derasnya aliran sungai.
Ia menilai, konsentrasi perguruan tinggi yang terlalu terpusat di kawasan tersebut menjadi salah satu penyebab ketimpangan akses pendidikan di Bali.