Amokrane Sabet Tewas Ditembak di Bali
Setelah Ngulapin di TKP Penembakan Amokrane, Banjar Tegal Gundul akan Gelar Caru Panca Lima
Hal tersebut bertujuan agar arwah Sabet dan Brigadir AA Putu Sudiarta dapat beristirahat dengan tenang.
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gusti Agung Bagus Angga Putra
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sehari pasca insiden penembakan terhadap WN Perancis, Amokrane Sabet (49) di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, tempat kejadian perkara tampak lengang.
Kendati demikian, garis polisi terlihat masih terdapat di sekitar got tempat Alm. Brigadir AA Putu Sudiarta ditikam oleh Sabet.
Pantauan Tribun Bali di sekitar villa kediaman Sabet, di pintu depan villa juga turut dipasangi CCTV.
Suasana villa tampak sangat sepi.
Sementara itu, di jalan raya, persisnya di dekat got tempat Sabet tewas ditembak petugas kepolisian, beberapa sarana upakara banten diletakkan di sana.
(Ternyata Amokrane Simpan Senjata Tajam Termasuk Samurai di Villanya)
Menurut informasi dari warga di dekat TKP, Banjar Tegal Gundul baru saja selesai melakukan prosesi ngulapin.
Hal tersebut bertujuan agar arwah Sabet dan Brigadir AA Putu Sudiarta dapat beristirahat dengan tenang.
"Setelah kejadian itu, Banjar Tegal Gundul langsung mengadakan upacara ngulapin pada sore harinya," kata Ni Luh Rentadi, warga Banjar Tegal Gundul yang juga tinggal di dekat villa yang dikontrak Sabet.
Tidak hanya itu, untuk menyucikan lokasi di sana, Banjar Tegal Gundul juga akan mengadakan upacara Caru Panca Lima.
"Mungkin pecaruannya akan dilakukan pada hari Kajeng Kliwon nanti, hari Jumat (6/5/2016). Ini warga banjar lagi sibuk ngayah untuk mempersiapkan upacaranya," ungkap wanita yang kerap disapa Luh Ren ini.
Sementara itu di sekitar TKP, warga yang masih penasaran, terlihat melihat memandangi villa kediaman Sabet dari seberang jalan sambil berlalu menggunakan sepeda motor. (*)