Wayan Aris Berlari Selamatkan Anaknya dari Gigitan Anjing Terinfeksi Rabies, Namun Terlambat

Made Krisna yang sedang bermain sendiri, tiba-tiba didekati seekor anjing liar, dan langsung menyerang lengan tangan kanan bagian atas.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Rizki Laelani
Tribun Bali/Dwi
Ilustrasi 

Wayan Aris Berlari Selamatkan Anaknya dari Gigitan Anjing Terinfeksi Rabies, Namun Terlambat

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Seolah tidak pernah terjadi apapun, wajah Made Krisna Bastian nampak ceria seperti bocah pada umumnya.

Sembari memasukkan lollipop ke mulutnya, bocah lima tahun ini menunjukkan bekas luka gigitan anjing liar pada lengan tangan bagian kanannya.

Diungkapkan Ni Wayan Aris, Jumat (16/11/2018), kejadian naas yang menimpa anak keduanya itu terjadi sepekan lalu, yakni Jumat (9/11/2018).

Sore itu, Made Krisna menemaninya mengurus babi di kandang belakang rumah.

Tak lama berselang, Made Krisna yang sedang bermain sendiri, tiba-tiba didekati seekor anjing liar, dan langsung menyerang lengan tangan kanan bagian atas.

Baca: I Nyoman Runa Akan Miliki Jamban Baru Bantuan dari Kodim 1611/Badung

Baca: Padi Siap Panen Terendam, I Wayan Suece: Sekarung Gabah Paling Laku Rp 70 Ribu

Baca: Shortcut Denpasar-Singaraja Akan Dibangun, Ini Sejumlah Harapan dari Sekretaris Komisi III DPRD Bali

Baca: Kebakaran Rumah di Padangsambian Kaja, Irma Alami Kerugian yang Ditaksir Ratusan Juta

Mendapati anaknya menangis, wanita asal Dusun Alisbintang, Desa Sulahan, Susut itu langsung panik dan segera berlari mendekati anaknya.

Ia mengatakan langsung memberikan pertolongan pertama dengan membersihkan luka di lengan tangan anaknya dengan air, serta melarikan anaknya ke rumah sakit untuk mendapatkan serum anti rabies (SAR) dan vaksin anti rabies (VAR).

Oleh tetangga sekitar, imbuhnya, anjing liar itu langsung diburu untuk dibunuh.

“Dari dinas juga sudah ada yang ke sini untuk diambil sampel otak anjing. Kemarin Senin (12/11/2018) hasil cek lab sudah keluar, dan hasilnya anjing itu positif rabies,” ungkapnya.

Baca: Mimpi Juara Baru Tanpa Intrik

Baca: Tantangan Persib Bandung di Pekan 31, Wajib Menang Demi Menggeser Persija Jakarta

Baca: Nostalgia Wagub Bali ke Waterboom Bukit Jati, Sumbang Saran Dititipkan ke Pengelola

Baca: Hasil Imbang PSM Kontra Persija Untungkan Persib Bandung? Persaingan Juara Makin Sengit

Sebagai sosok seorang ibu, tidak dipungkiri jika dirinya masih dihantui rasa khawatir pasca serangan anjing liar pekan lalu, meskipun Made Krisna telah mendapatkan penanganan medis.

Kekhawatiran ini lantaran beberapa waktu sebelumnya, juga sempat terjadi kejadian serupa yang menimpa warga sekitar.

Di lain pihak, Kepala Dusun Alisbintang, Desa Sulahan, Susut, I Nyoman Muliawan tidak menampik bahwa musibah yang menimpa Made Krisna, merupakan kali kedua sejak awal tahun 2018 lalu.

Ia mengatakan, pada kejadian pertama telah dilakukan penyisiran terhadap anjing-anjing liar, setelah dipastikan jika anjing itu positif rabies.

Terkait musibah yang menimpa Made Krisna, Muliawan mengaku telah menindaklanjutinya, dengan melakukan pertemuan bersama warga setempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved