Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hari Raya Galungan

Permintaan Meningkat 100 Persen, Suarta Kewalahan Layani Pembeli Bunga

Jelang Galungan permintaan akan bahan-bahan untuk banten semakin meningkat.

Editor: imam hidayat
Permintaan Meningkat 100 Persen, Suarta Kewalahan Layani Pembeli Bunga - engker1.jpg
tribun bali/i nyoman mayasa
ibu-ibu sedang menawar harga pisang di tempat penjualan pisang di jalan katrangan, Denpasar(13/5/2014)
Permintaan Meningkat 100 Persen, Suarta Kewalahan Layani Pembeli Bunga - bunga_sud1.jpg
tribun bali/ni ketut sudiani
pedagang bunga di Pasar Wangaya
Permintaan Meningkat 100 Persen, Suarta Kewalahan Layani Pembeli Bunga - bunga_sui1.jpg
tribun bali/edi suwiknyo
pedagang bunga di Pasar Mengwi
Permintaan Meningkat 100 Persen, Suarta Kewalahan Layani Pembeli Bunga - janur_sud.jpg
tribun bali/ni ketut sudiani
pedagang janur di Pasar Wangaya

“Ya kalau sudah menjelang Galungan, penjualan bunga bisa dua kali liat hari biasanya. Ambil contoh begini, kalau hari biasa, saya menjual lima karung, sekarang ini bisa sepuluh karung bahkan lebih,” tuturnya.

Menurutnya, peningkatan penjualan ini tidak lain karena kebutuhan bunga hingga saat Hari Raya Galungan meningkat.

“Sebelum pelaksanaan Galungan biasanya dihahului banyak upacara seperti penampan, sugian, dan upacara lainnya. Untuk melakukan upacara warga di sekitar sini biasanya membeli bunga di sini,” imbuhnya.

Ia juga mengaku  tidak semua membeli bunga dengan jumlah yang banyak. Para pembeli biasanya membeli sesuai dengan kebutuhan.

"Karena di sini juga ada yang membeli untuk dijual kembali, mereka membeli dengan jumlah yang banyak. Namun kalau untuk upacara mereka membeli seikat-dua ikat saja,” katanya.

Penjual lainnya, Suarta, mengaku sempat kewalahan melayani pembeli yang ada di Pasar Mengwi. “Ya karena banyak pembeli, padahal saya sudah sejak siang sudah mulai memasarkan dagangan saya. Tetapi ya tetap habis dan banyak pembeli yang pulang tidak kebagian. Meski kebanyakan adalah pembeli pribadi, tetapi jumlahnya banyak, maka jumlah bunga yang terjual juga banyak,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika selama beberapa hari menjelang Galungan ini, ia mampu memperoleh dua kali lipat keuntungan,. “Jika dihari biasa keuntungan kami kisarannya Rp 500 ribu, kalau dua kali lipat berarti sekitar Rp 1 jutaan lah. Tetapi itu tidak tentu tergantung pada barang yang kami sediakan. Hari ini saya menjual sekitar sepuluh karung bunga. Namun baru dua jam berjualan disini, setengahnya sudah habis,” katanya.

Meski dagangan laris, namun penjual asal Plaga ini mengatakan bunga dari petani semakin sedikit didapat. “Stok memang ada, namun akhir-akhir ini para petani semakin sedikit yang membawa bunga untuk saya bawa ke Mengwi. Menurut para petani hal ini disebabkan bunga-bunga banyak yang membusuk,” katanya. (ni ketut sudiani/edi suwiknyo)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved