Amokrane Sabet Tewas Ditembak di Bali
Astaga, Amokrane 20 Kali Ditembak dengan Peluru Karet Tapi Tidak Mempan, Malah Tusuk Polisi
Apa yang terjadi? Amok malah menjadi beringas dengan menyerang anggota yang ada disekitar TKP secara membabi buta.
Tantang Polisi Menembak
Amok tak terima dengan penjemputan paksa tersebut.
Ia lalu keluar dari rumahnya sambil menggenggam sebilah pisau di tangan kanannya.
Dengan tampang garang, ia mencaci maki petugas yang menantinya di halaman depan villa.
Nama Presiden Joko Widodo pun tak luput dari sumpah serapahnya.
Bahkan kemudian ia dengan sombongnya menantang polisi untuk menembaknya.
"Shoot me, shoot me (Ayo tembak saya)!". "Let's witness if i'm gone (Lihat saja apakah saya akan mati)," tantangnya sembari merentangkan kedua tangan dan membusungkan dadanya yang besar.
“Informasi yang berhasil kita kumpulkan, dia tinggal di Indonesia kurang lebih selama dua tahun dan izin tinggalnya sudah habis sekitar tanggal 27 September 2015 lalu. Selama ini warga negara Prancis ini sering meresahkan masyarakat. Dari laporan katanya dia sering makan di restoran tapi tidak bayar, mengancam-ngancam penduduk sekitar. Lalu kejadiannya tadi kepolisian bersama dengan kantor imigrasi didampingi Konsulat Jenderal (Konjen) dari Prancis sebenarnya ingin menemui dia dan menanyakan secara baik-baik. Tetapi dia keluar sudah membawa pisau dan menantang petugas,” ujar Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto, ketika ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), Senin (2/5/2016).
Melihat gelagat yang tidak baik tersebut, suasana pun menjadi tegang.
Negosiasi pun alot dilakukan.
Komunikasi dilakukan dengan bantuan seorang penerjemah berkewarganegaraan Perancis bernama Phillip.
Ketika petugas kepolisian mencoba memperingatkan Amok, ia bergeming.
Anggota Polsek Kuta Utara lalu mengeluarkan tembakan peringatan ke udara tiga kali.
Apa yang terjadi? Amok malah menjadi beringas dengan menyerang anggota yang ada disekitar TKP secara membabi buta.
Sontak, sejumlah petugas yang ada di depannya lari tunggang-langgeng menyelamatkan diri.