Bejat, Balian Hamili Cucunya Beralasan Hilangkan Ilmu Pengobatan, Ini Pengakuannya!
Jero Dindin, yang mengaku seorang balian di Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Bangli, tega merenggut keperawanan cucunya Ni Luh RR (14).
Bahkan, tanpa malu ia mengaku telah tiga kali menggauli cucu yang dirawatnya sejak kecil tersebut.
Saat ditanya apakah dirinya melakukan pemaksaan, rayuan, atau janji-janji, Jero Dindin pun mengelak adanya pemaksaan yang ia lakukan terhadap cucunya.
“Saya sudah melakukan perbuatan tersebut sebanyak tiga kali, dan ketika mengajak dia (cucunya) ‘gituan’, tidak ada ancaman, rayuan, ataupun janji-janji, kami melakukan atas dasar sama-sama mau,” ucapnya.
Tinggal Seatap
Menurut Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Deni Septiawan, antara pelaku dengan korban memanglah tinggal seatap.
Jero Dindin selaku kakek, telah merawat korban sejak berumur 18 bulan saat kedua orangtuanya cerai.
Saat ini ayahnya bekerja di Denpasar.
Korban pertama kali dicurigai hamil oleh ayahnya, KA (36).
Saat sang ayah pulang kampung, ia curiga melihat kondisi fisik anaknya yang berubah.
Terlebih di bagian dadanya yang membesar.
KA kemudian menanyakan perihal perubahan fisiknya itu kepada anaknya, dan mengatakan RR seperti orang hamil.
Namun RR hanya menjawab, "ade-ade gen bapak ne (ada-ada saja bapak ini)".
Merasa penasaran dan kecurigaan kian besar, KA akhirnya membeli tes pack untuk dilakukan tes kehamilan pada anaknya.
Betapa kagetnya sang ayah, ternyata kecurigaan benar adanya.
Hasilnya positif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pemerkosaan_20170507_150950.jpg)