Anggaran Bawaslu Terancam Dipotong, Buntut Dana Pilgub Bali Dikaji Lagi
Adanya usulan evaluasi pengurangan anggaran Pilgub Bali 2018, ternyata masih berbuntut panjang.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Eviera Paramita Sandi
Bahkan ia mengaku masih menunggu sikap resmi Pemprov Bali
"Kita tidak mau berandai andai. Kalau ada wacana seperti itu, kami menunggu sikap resmi Pemprov," katanya di Denpasar, Rabu (25/10/2017).
Ia mengaku itu menyatakan siap memberikan penjelasan pada legislatif maupun eksekutif.
“Proses kami menyiapkan anggaran ini sangat panjang. Dimulai dari 2016, kami terus dikritisi dan rasionalisasi oleh Badan Kesbangpol. Akhirnya ketemu Rp 62 miliar itu,” terangnya.
Ia juga menyindir jika nantinya dana kembali dipotong akan berdampak pada pengawasan pemilu di lapangan.
Dengan dana yang tidak maksimal, maka pengawasan di lapangan juga kurang maksimal.
“Nanti kalau ada masalah, ujung-ujungnya menyalahkan kami,” sentilnya.
Ditambahkan, bila ada anggaran lebih, maka Bawaslu Bali pasti akan mengembalikan ke kas daerah. Sejumlah pos anggaran yang berpotensi tidak dipakai di antaranya penaganan sengketa. Jika tidak ada sidang sengketa, maka anggaran otomatis tidak terpakai.
“Anggaran yang kami usulkan tidak lebih dan kurang, sudah pas. Kami tidak mungkin memperkaya diri. Jadi, kami berharap tidak ada evaluasi,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kampanye_20170121_172613.jpg)