serba serbi
Jadi Wetangan Mebakar Dalam Pentas Calonarang, Suwitna Siap Tampil Yang Terbaik
Ribuan masyarakat Bali khususnya Tabanan hadir di Banjar Temuku Aya, Desa Tanguntiti, Selemadeg Timur,menyaksikan pementasan calonarang
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Pementasan ini juga memberikan makna atau mencerminkan situasi pada kehidupan ini, maknanya adalah bagaimana kita menghadapi kehidupan ini dengan melewati segala cobaan dengan tegas dan tenang.
"Nah semoga saja malam ini pementasannya lancar," tandas pria yang juga sebagai ketua Pasraman Cakra Ca Buana ini.
Sementara itu, Ni Putu Sri Arwini (43) yang merupakan istri dari pria yang menjadi watangan mebakar ini mempercayakan sepenuhnya kepada I Ketut Suwitna untuk tetap percaya diri selama pementasan.
"Saya sudah percaya sama bapaknya. Prinsipnya kita ngayah," ujarnya saat dijumpai.
Disinggung mengenai firasat atau pawisik yang dialami sebelum pementasan, Sri pun menyatakan tidak pernah merasakan firasat apapun.
"Tidak ada merasakan mimpi, firasat, pawisik apapun, biasa-biasa saja. Mungkin karena saya dan suami saya terus sembahyang saja dirumah," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/calonarang_20180425_011449.jpg)