Liputan Khusus
Siasat Band Bali Bertahan di Era Digital, Joni Agung Sudah Ada di 48 Digital Store
Perkembangan teknologi digital membuat sebagian band dan musisi Bali menyerah.
Penulis: Fauzan Al Jundi | Editor: Ady Sucipto
Adapun vokalis Bintang Band, I Made Juniartha alias Jun, memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan penampilannya dari panggung ke panggung.
Hampir setiap hari pria asal Payangan, Gianyar, ini berkelana manggung ke sana sini memenuhi undangan. Semua kegiatannya ia pastikan harus diposting di media sosialnya.
"Kalau saya lebih membaca pasar saja. Karena teknologi itu kan harus dimanfaatkan dengan baik. Saya ingin dekat dengan fans. Dengan meng-update setiap kegiatan saya di sosmed, instagram, FB, orang perlu tahu, kemudian tetap berkarya," kata Jun Bintang saat diwawancara pekan lalu.
Untuk menjadi musisi yang bisa bertahan di era digital seperti sekarang, menurut Jun Bintang harus bisa kreatif, dan bisa memanajemen karya untuk jembatan agar sampai ke masyarakat.
Untuk bisa menghasilkan, perlu juga memanajemen karya untuk dimuat di Youtube sebagai penghasilan tambahan.
"Kalau saya di Youtube itu sejak 4 tahun terakhir itu yang menonton lagu saya sekitar 4 jutaan. Ada yang satu juta, dua juta, tiga juta tayangan. Kan lumayan hasilnya. Cuma memang harus dikelola dengan baik," kata bapak dua anak ini.
Namun, yang terpenting menurut Jun Bintang adalah seorang musisi harus tetap menjaga sikap atau attitude baik kepada teman, fans, dan semua pihak agar hubungan harmonis tetap terjalin. (zan/win)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/joni-agung_20180605_082859.jpg)