Denpasar Uji Coba Pembelajaran E-Learning di 2 SMP, Ini Manfaat dan Cara Kerjanya
Awal tahun 2019 ini, Dinas Pendidikan Kota Denpasar melakukan uji coba pembelajaran dengan berbasis daring (online) atau e-learning.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Untuk inovasi guru ini akan langsung dibimbing oleh tim dari Bamboo Media.
Baca: Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Mendata Siswa untuk PPDB 2019
Baca: Bahas RUU Permusikan di ISI Denpasar, Indra Lesmana: Mas Anang Kurang Gaul
Baca: Melongok Pohon Renta via Aplikasi, Kerja Sama DLHK dan Unud Mendata Pohon-pohon di Denpasar
"Ini bisa dikembangkan tergantung inovasi guru, dan di dalamnya ada soal, materi, maupun kuis. Bisa juga aplikasi ini dibuka di kelas lalu ditampilkan di LCd yang akan membantu untuk menerangkan materi kepada siswa," imbuhnya.
Dengan e-learning ini, keluarga juga bisa memantau anaknya dalam proses pembelajaran dan bisa membantu anaknya dalam menjawab soal dalam aplikasi.
Siswa juga bisa sharing dengan temannya jika ada permasalahan.
"Misal murid A tidak ngerti soal Bahasa Inggris, bisa sharing dengan temannya terkait maksud soal tersebut. Itu keunggulan yang dijanjikan Bamboo Media kepada kami," katanya.
Pihaknya akan melakukan evaluasi uji coba e-learning ini pada bulan April 2019 mendatang.
Jika hasilnya baik, akan dikembangkan ke sekolah lain.
Gunawan juga meminta inisiatif sekolah lain untuk belajar ke SMPN 3 Denpasar sebelum diterapkan secara utuh, sehingga sekolah akan lebih siap saat diterapkan secara global. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-transaksi-online_20160319_151237.jpg)