Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Made Serli di Mata Keluarga: Sosok Ramah dan Pintar, 'Setiap Pulang Pasti Mengunjungi Kami'

Suasana rumah duka korban dugaan pembunuhan, Made Serli Mahardika di Banjar Senganan Kanginan tampak sepi

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Foto korban semasa hidup. Sejumlah kerabat korban berada di depan rumah korban di Banjar Senganan Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Suasana rumah duka korban dugaan pembunuhan, Made Serli Mahardika di Banjar Senganan Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan, tampak sepi, hanya beberapa anggota keluarga terlihat beraktivitas, Jumat (12/4/2019).

Sebab, orang tua korban sedang berada di RSUP Sanglah untuk kepengurusan otopsi korban.

Namun, meskipun rumah korban sepi, sejumlah kerabat masih beraktivitas di lingkungan rumahnya karena rumah tinggal korban berada di dalam satu pekarangan keluarga besar yang terdiri 6 KK.

"Jenazah korban masih belum di rumah duka, masih di Sanglah mungkin nanti malam baru diajak pulang," kata seorang kerabat korban, Ni Wayan Suciasih saat dijumpai.

Selain Suciasih, sejumlah kerabat lainnya juga merasa terkejut dengan kabar Made Serli diduga menjadi korban pembunuhan.

"Sangat terkejut kami di sini, kemarin baru dengar kabarnya," ucapnya.

Ia menuturkan, korban dikenal sebagai sosok yang sangat ramah, pintar, dan aktif dalam kegiatan Sekaa Truna setempat.

"Aktif di Sekaa Truna juga dia (korban), terus jika biasanya pulang dari Singaraja pasti menyambangi kerabat-kerabat lainnya di sini," kenangnya.

Baca: Mahasiswi Undiksha Diduga Dibunuh Pacarnya, Teman Kuliah Ungkap Kesaksian Ini Soal Made Ayu Serli

Baca: Uji Coba Briket Jadi Bahan Bakar Alternatif Bagi Sentra Usaha Pemindangan

Baca: 2 Pria Pelaku Pembunuhan Sadis Guru Honorer yang Tewas Dimutilasi di Kediri Ditangkap

Diberitakan sebelumnya, mahasiswi semester IV Jurusan Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Ni Made Ayu Serli Mahardika (20), ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Wijaya Kusuma, Kabupaten Buleleng, Kamis (11/4/2019) siang.

Diduga wanita asal Banjar Dinas Senganan Kanginan, Desa Penebel, Kabupaten Tabanan, tersebut tewas dibunuh pacarnya berinisial KI yang saat ini telah diamankan di Mapolsek Kota Singaraja.

Jenazah Serli pertama kali ditemukan teman kuliahnya bernama Meda (20) dan Albert (20) sekira pukul 10.00 Wita.

Sebelumnya, orangtua Serli meminta kepada Meda untuk mengecek keberadaan sang anak, sebab sudah beberapa hari nomor teleponnya tidak aktif.

Atas permintaan itulah, Meda mengajak Albert serta dua rekan kuliah mereka untuk mencari Serli di kosnya.

"Kami dapat kunci kosnya berada di sela-sela jendela kamar. Pintu kamar kosnya baru kami buka setengah, sudah tercium aroma busuk. Akhirnya kami tidak berani masuk dan langsung mencari keluarga Serli di daerah Banyuning. Keluarga Serli itulah yang menghubungi polisi," kata Albert saat ditemui di Mapolsek Kota Singaraja.

Menurut Albert, Serli terakhir kali mengikuti perkuliahan pada Senin (8/4/2019) pagi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved