Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Made Serli di Mata Keluarga: Sosok Ramah dan Pintar, 'Setiap Pulang Pasti Mengunjungi Kami'

Suasana rumah duka korban dugaan pembunuhan, Made Serli Mahardika di Banjar Senganan Kanginan tampak sepi

Tayang:
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Foto korban semasa hidup. Sejumlah kerabat korban berada di depan rumah korban di Banjar Senganan Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Jumat (12/4/2019). 

Sebagai pemilik kos, Nugraha bertindak wajar, seperti menanyakan maksud kedatangan KI di kos-kosan dengan jumlah kamar sebanyak 9 unit tersebut.

"Saya pernah berpapasan, ngomong dengan pacarnya. Kebetulan saya juga dimintai tolong oleh ibu korban untuk melihat anaknya. Mungkin karena ibunya agak protektif. Saya datangi kamarnya, ngobrol dengan pacarnya, saya tanya ada perlu apa. Biasalah," ungkapnya.

Pascakejadian ini, Nugraha akan menggelar upacara pecaruan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

"Ini kan masih ada police line. Nanti ketika sudah dibuka, saya akan gelar upacara, pasti akan berkoordinasi dengan keluarganya," demikian Nugraha.

Sementara kakek korban, Ketut Pujawan, menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian.

Serli, menurut dia, merupakan cucu yang baik.

"Dia hanya satu tahun tinggal di rumah saya, setelah itu dia memutuskan untuk kos. Anaknya baik sekali. Hanya setelah ngekos itu kami jarang bertemu. Serli cucu jauh saya," kata Pujawan sembari bergegas meninggalkan awak media.

Sementara Kelian Banjar Dinas Senganan Kangin, I Made Sukarmayasa menyatakan, Serli adalah anak kedua dari pasangan I Nyoman Suastika dan Ni Nyoman Sarini.

Ayahnya merupakan Kepala SMPN 1 Baturiti.

Sukarmayasa melanjutkan, Serli memiliki seorang kakak laki-laki yang baru saja menikah.

"Itu warga saya, dan dia orangnya biasa-biasa saja sih tidak ada yang aneh. Tidak pernahlah,"  kenangnya.

Sukarmayasa mendengar informasi orangtua Serli sudah ke Singaraja, Buleleng, kemarin, setelah mengetahui anaknya meninggal.

"Untuk proses upacara pengabenannya belum diketahui  karena akan rembug dulu dengan keluarga dan prajuru desa adat. Kemungkinan besok (hari ini) ada kepastian kapan akan dilaksanakan upacara," tandasnya.

(mpa/rtu)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved