Pengakuan Pelajar Bawa Kabur Motor Mogok di Klungkung, Buat Balap Liar di Jalan Pura Watuklotok

Keduanya merupakan pelajar SMP asal Klungkung. Dua siswa itu nekat mencuri sepeda motor di Desa Akah, Klungkung, Sabtu (13/4).

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ady Sucipto
tribunnews
ilustrasi pencurian 

Setelah dilakukan pendalaman, diketahui otak pelaku pencurian ini adalah GLN.

Sebelum kejadian, ia hendak membeli sosis dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Ketika melintas, GLN mellihat sepeda motor tersebut terparkir di pinggir jalan.

Terlintaslah keinginan pelaku untuk mengambil sepeda motor tersebut.

Setelah beli sosis, GL kembali ke lokasi untuk mengambil sepeda motor idamannya.

Ketika melintas di depan Polsek Klungkung, ia meminta tolong rekannya PPA yang sedang mencari Wifi di Kantor Polsek Klungkung.

Dengan polosnya, PPA membantu GLN mendorong sepeda motor curian tersebut hingga ke wilayah Lingkungan Lebah, Kelurahan Semarapura Kangin.

Di lokasi itu, GLN sempat membuat kunci palsu untuk menghidupkan sepeda motor yang dicurinya.

"PPA ini tidak tahu, kalau motor yang didoronganya itu sepeda motor curian," jelasnya. 

Trek-trekan di Jalan Pura Watu Klotok

Terkait motif pencurian, adalah niat pelaku untuk menggunakannya balapan liar.

Diketahui pelaku GLN, kerap menonton balap liar di seputara Jalan menuju Pura Watu Klotok.

"Anak ini mengaku ingin menggunakan  sepeda motor itu untuk trek-trekan (balapan liar)," jelas Kapolsek Klungkung, Kompol Wayan Sarjana.

Sementara orangtua pelaku diketahui sebagai seorang tokoh di desanya. Selain itu orangtua pelaku adalah seorang guru agama di sebuah SMA Negeri di Klungkung.

"Orangtua pelaku ini seorang tokoh masyarakat di desanya. Tapi anak ini memang sangat nakal, " ujar Sarjana. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved