Tak Semua Pencari Batu Sikat Mau Jadi Pegawai Kontrak

Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung telah merampungkan pendataan ulang terhadap para pencari batu sikat di sepanjang pesisir Klungkung

Tak Semua Pencari Batu Sikat Mau Jadi Pegawai Kontrak
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
MENATAP - Seorang pencari batu sikat tampak duduk di pesisir Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung, belum lama ini. Pemkab Klungkung mendata ulang para pencari batu sikat untuk selanjutnya diperdayakan sebagai pegawai kontrak dan peternak. 

Selain itu, dalam pendataan itu ada pula pencari batu sikat yang usianya telah lanjut.

"Ada juga yang usianya lebih dari 70 tahun. Tentu ini akan kami cek lagi, agar sesuai dan efesien nantinya bagaimana pencari batu sikat ini kami berdayakan," jelas dia.

Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung akan kembali mengumpulkan 84 pencari batu sikat tersebut, sehingga di anggaran perubahan atau sekitar bulan November 2019 nanti mereka sudah dapat diberdayakan

"Khusus yang akan direkrut sebagai tenaga kontrak, nanti akan ditempatkan di pusat TOSS (Tempat Olah Sampah Sementara) yang nantinya kita bangun di Dusun Karangdadi, Kusamba di anggaran perubahan mendatang," ujar Kirana.

Pihak dinas pun telah menyampaikan hasil pendataan ini ke Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. 

Baca: Hasil Real Count KPU, Prabowo-Sandi Sempat Unggul saat Dini Hari, Per Pukul 09.15 Ini Hasilnya

Baca: 10 Tips Mendidik Anak Agar Tidak Manja, Ajari Bersyukur dan Menerima Kegagalan

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Klungkung beberapa waktu lalu menertibkan seluruh pencari batu sikat.

Hal ini dilakukan karena aktivitas mereka dianggap merusak lingkungan dan berkontribusi terhadap terjadinya abrasi.

Sebagai solusi, para pencari batu sikat tersebut akan dijadikan tenaga kontrak di Pemkab Klungkung, serta memberdayakan mereka untuk membuat kelompok ternak dan dibantu pemerintah.

Rutin Diawasi

Sebulan, Pemkab Klungkung menertibkan para pencari batu sikat di sepanjang pesisir di Klungkung

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved