Ada yang Main-main Keuangan BUMdes dan KUD, Bupati Klungkung Minta Semua Diaudit

Berkaca dari audit terhadap BUMdes Besan, menurutnya peluang untuk sakitnya lembaga keuangan di desa selalu ada. Baik itu karena disengaja atau disel

Ada yang Main-main Keuangan BUMdes dan KUD, Bupati Klungkung Minta Semua Diaudit
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika merobek stiker iklan rokok, yang tertempel di salah satu warung di Jalan Kenyeri, Semarapura, Minggu (14/7/2019). 

Ada yang Main-main Keuangan BUMdes dan KUD, Bupati Klungkung Minta Semua Diaudit

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menanggapi hasil audit Inspektorat terhadap BUMdes Besan.

Suwirta kedepannya meminta Inspektorat mengaudit semua lembaga keuangan di Desa, seperti BUMdes maupun KUD.

"Saya akan perintahkan khusus tahun 2020 nanti, semua BUMdes maupun KUD di seluruh Klungkung diaudit oleh inspektorat," ujar Nyoman Suwirta, Jumat (27/9/2019).

Berkaca dari audit terhadap BUMdes Besan, menurutnya peluang untuk sakitnya lembaga keuangan di desa selalu ada.

Baik itu karena disengaja atau diselewengkan, maupun tidak disengaja.

Skor Akhir Tira Persikabo vs Semen Padang, Laskar Padjajaran Belum Mampu Akhiri Tren Negatif

SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Borneo FC vs Persija Liga 1 2019 Tonton di Smartphone

Skor Akhir Persipura Jayapura vs PSM Makassar, 2 Gol Kilat di Menit Akhir Jadi Penentu Kemenangan

Live Streaming Borneo FC vs Persija Liga 1 2019 via Vidio Premier, Tonton di Smartphone

Menahan Tangis, Ananda Badudu: Banyak Mahasiswa Diproses dengan Cara-cara Tidak Etis

"Pengalaman saya lama di swasta, memang seharusnya ada audit rutin. Apalagi BUMdes atau KUD, yang modalnya berasal dari uang negara," jelasnya.

Agat mempermudah audit, Suwirta merancang agar setiap BUMdes di Klungkung menggunakan satu jenis aplikasi.

Sehingga nantinya proses audit yang dilakukan inspektorat lebih mudah.

Perbekel juga diharapakan proaktif meminta pembinaan, jika ada lembaga keuangan di desanya yang dicurigai bermasalah.

"Jadi nanti kami lakukan pembinaan dulu didaerah, untuk pencegahan agar tidak ada penyelewengan pada lembaga keuangan di desa," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, tim dari Inspektorat Klungkung melakukan audit terhadal BUMdes Kertha Jaya di desa Besan.

Dari hasil audit, tim menemukan beberapa temuan, yakni adanya kredit fiktif dan dana BUMdes yang diduga diselewengkan oknum pengurus.

Sekretaris dan Bendahara BUMdes Besan disinyalir selewengkan uang BUMdes senilai Rp 645 Juta.

Inspektorat pun mengeluarkan rekomendasi dan meminta Sekretaris dan Bendahara mengembalikan uang tersebut, dan meminta pihak desa mengganti penguris yang bermasalah. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved