Pasar Anyar Sari Sumbang Sampah Terbesar, 13 Pasar di Denpasar Hasilkan 140 Meter Kubik Per Hari
13 pasar yang berada di bawah PD Pasar Kota Denpasar setiap harinya menghasilkan sampah sebanyak 140 meter kubik.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - 13 pasar yang berada di bawah PD Pasar Kota Denpasar setiap harinya menghasilkan sampah sebanyak 140 meter kubik.
Dari semua pasar tersebut, penghasil sampah terbanyak adalah Pasar Anyar Sari dengan volume sampah mencapai 27 meter kubik.
Padahal, saat ini pasar tersebut masih dalam proses pembangunan setelah tahun lalu mengalami kebakaran dan sejumlah pedagang masih menempati tempat relokasi.
Sementara, pada peringkat kedua ditempati Pasar Kumbasari dengan volume 21 meter kubik. Selanjutnya yakni Pasar Badung dan Pasar Kreneng dengan volume sampah 18 meter kubik.
• Kerjakan Tugas yang Paling Dipikirkan, Berikut 6 Hal yang Bisa Dilakukan agar Produktif di Pagi Hari
• Presiden Jokowi Bicara Soal Tindakan Represif Aparat Kepada Demonstran, Ini Katanya
Pasar Sanglah, Pasar Cokroaminoto, dan Pasar Gunung Agung Utara menghasilkan sampah dengan volume 12 meter kubik.
Pasar Ketapian dan Pasar Pidada dengan volume 6 meter kubik.
Berikutnya untuk Pasar Abiantimbul dan Pasar Satria dengan volume 3 meter kubik, serta Pasar Sari Jaya dan Pasar Lokitasari sebanyak 1 meter kubik.
"Pasar yang paling banyak menyumbang sampah yakni pasar buah," kata Direktur Utama PD Pasar, IB Kompyang Wiranata, Kamis (26/9/2019) siang.
Untuk mengatasi keberadaan sampah ini, pihaknya mengaku melakukan pengolahan sendiri dan menyediakan sebanyak 8 armada pengangkut sampah.
"Kami juga membuat pupuk dari sampah-sampah tersebut. Kami kelola dengan swadaya," katanya.
• Peduli Pendidikan, Telkomsel Lakukan Kerja Sama dengan Politeknik Negeri Bali
• Diduga Ada Penyelewengan di Bumdes Ini, Bupati Klungkung Minta Semua BUMdes dan KUD Diaudit
Pihaknya juga membangun bank sampah di setiap pasar guna menangani masalah sampah ini.
Dengan adanya bank sampah ini, para pedagang diharapkan bisa menabung sampah untuk penambahan penghasilan.
Hingga saat ini, pasar di Kota Denpasar yang telah memiliki bank sampah, yakni Pasar Badung, Pasar Sanglah, Pasar Kereneng, Pasar Anyar Sari, dan Pasar Gunung Agung Utara.
Semua bank sampah tersebut kini memiliki anggota sebanyak 237 orang dengan jumlah serapan sampah mencapai 22.020,52 kg.
Walaupun demikian, pihaknya mengaku hingga saat ini masih kesulitan untuk pengurangan penggunaan kantong plastik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/direktur-utama-pd-pasar-kota-denpasar-ib-kompyang-wiranata.jpg)