Sebanyak 230,6 Hektar Lahan Pertanian di Denpasar Menyusut, Ini Rinciannya

Jika dibandingkan tahun 2018 seluas 631 hektar, terjadi penyusutan lahan pertanian 99,14 hektar.

Sebanyak 230,6 Hektar Lahan Pertanian di Denpasar Menyusut, Ini Rinciannya
Tribun Bali/Putu Supartika
Ilustrasi sawah di Denpasar 

Sementara tahun 2018 luas lahan pertanian (sawah) atau eks sawah luasnya 648 dan ada penyusutan lahan seluas 31,81 hektar.

Sementara lahan pertanian di wilayah Subak di Denpasar Utara yakni Subak Dalem, Kedua, Lungatad, Pakel 1, Pakel 2, Peraupan Barat, Petangan, Sembung, Ubung luasnya 577,71 hektar dan tahun 2018 luas lahan mencapai 652 hektar dan ada penyusutan seluas 74,29 hektar.

Sedangkan 8 subak yang ada di Denpasar Barat yakni Subak Banyukuning, Lange, Mergaya, Pagutan, Semila, Serongsongan, Tegal Buah, Tegallantang luasnya 213,64 hektar.

Tahun 2018 luas lahan yang ada 240 hektar sehingga ada penyustan lahan pertanian 26,36 hektar.

"Hasil digitasi dan survei lapangan lahan pertanian (sawah) yang akurat dilakukan oleh tim di empat wilayah kecamatan Kota Denpasar mencapai 1.939,4 hektar," kata Ambara.

Pihaknya menambahkan, menyusutnya lahan pertanian dari tahun 2018 luasnya 2.170 hektar menjadi 1.939,4 hektar disebabkan alih fungsi lahan pertanian di Kota Denpasar tak terbendung.

Dikarenakan alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan, jasa akomodasi dan jasa perdagangan cukup tinggi.

Ada tanah milik pribadi yang tidak bisa dilarang menjual, tapi pihaknya berusaha memberi sara pemilik lahan agar tidak terjadi alih fungsi lahan dengan membentuk subak Lestari.

Dibuatnya subak Lestari maka para petani dibantu sarana dan prasarana bidang pertanian seperti pembuatan jalan usaha tani (JUT), bantuan benih bibit dan saprodi.

Ke depan pihaknya berharap bisa merancang Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) sehingga tahu luas sebenarnya lahan pertanian di Denpasar.

"Data digitasi diambil mulai tahun 2019 ini dan bisa ada perubahan setelah 5 tahun. Kita target untuk 5 tahun ke depan sudah memiliki data yang pasti guna merancang yang lainnya," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved