Hati-Hati, Bermalasan-malasan di Kasur Dapat Picu Stres hingga Obesitas
Hanya bemodal handphone di tangan kita bisa berlama-lama rebahan di atas kasur. Tapi tahukah kalian rebahan bisa berakibat negatif bagi tubuh kita?
Tak hanya berefek positif bagi tubuh, olahraga rupanya juga mengendalikan kecemasan dan stres.
Saat kita terbiasa dengan gaya hidup pasif maka stres dan kecemasan dalam diri tak terasa meningkat.
Rebahan adalah saah satu cotoh akivitas gaya hidup pasif.
Karenanya ini bisa menimbulkan stres dan kecemasan.
• Hacker Asal Yogyakarta Bobol Server Perusahaan di AS, Lima Tahun Beraksi Raup Untung Rp 31,5 Miliar
• Teja Minta Petunjuk Secara Niskala, Kebakaran TPA Suwung Meluas Hingga 5 Ha
3. Depresi
Bagi yang hobi rebahan, tubuhnya akan memiliki sedikit energi dan ini kan semakin membuat malas untuk beraktivitas.
Mereka juga cenderung menghindari kegiatan yang akan membantu diri merasa lebih baik.
Jika hal itu terus dibiarkan, tentu berakibat pada suasana hati.
Suasana hati yang buruk dapat meningkatkan menjadi episode depresi yang lebih serius.
4. Penyakit kardiovaskular
Sistem kardiovaskular kita berfungsi paling baik ketika tubuh kita tegak.
Apabila kita hanya hanya rebahan sepanjang hari, darah kita mulai menggenang di kaki dan ketika kita berdiri, itu dapat menyebabkan pusing dan jatuh.
Jarang bergerak juga menyebabkan jantung berdetak lebih cepat, volume darah yang dipompa menjadi lebih rendah.
Oleh karena itu, penyerapan oksigen ke tubuh kita berkurang.
• Enam Kota di Bali Diprediksi Cerah Saat Siang Hari, Suhu di Singaraja Dapat Capai 34 Derajat Celsius
5. Obesitas
Menurut penelitian dari Canadian Sleep Journal, kita yang tidur lebih dari sembilan jam besar kemungkinannya untuk menambah berat badan secara signifikan.
Sama halnya dengan tidur terlalu lama, terlalu sering rebahan juga membuat kita mengalami pertambahan berat badan yang signifikan. (*)
Artikel ini telah tayang di Grid ID dengan judul "5 Dampak Buruk Keseringan Rebahan, Bisa Picu Stres Hingga Obesitas"