Makan Fast Food Tanpa Rusak Program Diet, Ini Caranya
"Tidak ada makanan yang membersihkan kita jika kita memakannya dan tidak ada makanan yang mengotori kita jika kita menikmatinya."
Graeme kemudian mengunggah grafik untuk membantu para pengikutnya di Instagram untuk memahami makanan cepat saji mana yang lebih baik daripada yang lain.
Misalnya, menuliskan kalori setiap makanan di McDonalds, seperti kentang goreng, hamburger, salad, dan lainnya, agar orang-orang mendapatkan gambaran kalori masing-masing makanan.
Sejumlah pihak mempertanyakan gaya makan Graeme ini.
Namun, sulit untuk menyangkal bahwa cara ini efektif.
Sebab, beberapa penggemar memberikan komentar tentang nilai-nilai di balik pola makan ini.
"Ketika aku masih menghakimi makanan dengan label 'baik' dan 'jahat' aku berpikir aku akan makan berlebih jika makan makanan 'jahat' meskipun hanya sedikit."
• Koalisi Menuju Denpasar Satu, Agung Manik Danendra (AMD) Paparkan Visi dan Misi AMD
• Penyandang Disabilitas Punya Hak Yang Sama
"Namun kini tidak. Aku bisa makan apa pun yang aku mau, dan mulai lagi besok setelah mempelajari pola makan fleksibel, serta nilai-nilai kalori di setiap makanan yabg berbeda."
"Dan jika aku makan makanan 'jahat', aku tidak lagi menghakimi diriku sendiri dan akan menikmatinya tanpa perasaan menyesal," tulis seorang perempuan.
Nah, kini mungkin kamu bisa menikmati kentang goreng gurih kesayanganmu tanpa merusak dietmu. Selamat mencoba!
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Makan "Fast Food" Tanpa Rusak Program Diet, Mau Tahu Caranya?'"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/junk-food_20160323_164539.jpg)