Rekening Pedagang Bakal Dilengkapi Barcode, Tabanan Terapkan E-Retribusi di Pasar Kediri

Pemkab Tabanan akan menerapkan e-retribusi di Pasar Kediri pada awal 2020 mendatang, ini salah satu upaya meningkatkan pendapatan daerah

Rekening Pedagang Bakal Dilengkapi Barcode, Tabanan Terapkan E-Retribusi di Pasar Kediri
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana Pasar Kediri, Tabanan, Bali, belum lama ini. Rekening Pedagang Bakal Dilengkapi Barcode, Tabanan Terapkan E-Retribusi di Pasar Kediri 

Rekening Pedagang Bakal Dilengkapi Barcode, Tabanan Terapkan E-Retribusi di Pasar Kediri

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan saat ini sedang melakukan pendataan terhadap para pedagang yang ada di Pasar Kediri, Tabanan, Bali.

Rencananya, Pemkab Tabanan akan menerapkan e-retribusi di Pasar Kediri pada awal 2020 mendatang.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan, Ni Wayan Primayani, penerapan e-retribusi ini untuk memaksimalkan pendapatan dari sektor retribusi.

Karena selama ini masih menggunakan sistem manual yang dianggap kurang efektif dan efisien.

“Rencananya di Januari 2020 diterapkan, saat ini kami sedang melakukan pendataan di Pasar Kediri,” ujar Kepala Bidang Perdagangan, Ni Wayan Primayani, Rabu (13/11/2019).

Lilipaly Dapat Rekomendasi Bermain Lawan PSIS Semarang

Gara-gara Isu Pesugihan, Karyawan Geprek Bensu Ingin Resign: Keluarga Marah, Jangan Bekerja di Sana

Penerapan e-retribusi di Pasar Kediri ini sebagai awal atau percontohan, dengan harapan nantinya bisa diterapkan di semua pasar yang ada di Tabanan.

"Kami harapkan semua pasar bisa menerapkan e-retribusi namun sekarang sebagai tahap awal diberlakukan di Pasar Kediri," tuturnya.

Selain pendataan, saat ini juga dilakukan koordinasi dengan pihak rekanan untuk memantapkan sistem yang akan digunakan, termasuk bekerjasama dengan perbankan.

Minta Waspada dengan Aksi Susulan, Ridlwan Habib Sebut Aksi Bom Medan adalah Balas Dendam ISIS

Soal Tes Lebih Berbobot, Pemerintah Tetapkan Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2019

Nantinya, ketika sudah diberlakukan, pedagang akan memiliki rekening bank yang dilengkapi barcode.

Cara kerja e-retribusi, kata Primayani, pedagang hanya menunggu petugas datang untuk melakukan registrasi dengan scan barcode, lalu secara otomatis saldo pedagang akan terpotong.

Proses penarikan retribusi pun sukses, dan pedagang akan menerima struk bukti pembayaran.

“Nanti petugas akan tetap datang ke pasar memungut retribusinya. Hanya saja, pembayarannya tidak manual lagi, melainkan masuk ke sistem langsung. Karena ketika membayar retribusi, petugas akan men-scan barcode yang ada pada rekening pedagang, kemudian diberikan struk sebagai bukti pembayaran,” jelasnya.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved