Air Tukad Badung Merah Darah

Terkuak, 200 Usaha Sablon di Denpasar Tak Berizin, DLHK Sebut Buang Limbah ke Sungai pada Malam Hari

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengungkap data menarik.

Terkuak, 200 Usaha Sablon di Denpasar Tak Berizin, DLHK Sebut Buang Limbah ke Sungai pada Malam Hari
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Penyegelan tempat usaha sablon milik Nurhayati 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengungkap data menarik.

Semua usaha sablon di kota ini yang jumlahnya kurang lebih  200 tidak mengantongi izin.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid)  Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLHK Kota Denpasar, IA Indi Kosala Dewi, Kamis (28/11).

Indi Kosala Dewi menjelaskan, semua usaha sablon di Denpasar tak memenuhi  syarat untuk mendapat izin.

Salah satu syarat yang tidak dipenuhi adalah lahan.

Dia menyebut, banyak pengusaha sablon yang kucing-kucingan.

Pada malam hari mereka buang limbah ke sungai sehingga saat pagi air sungai berbuih atau berwarna.

Dewi mengatakan, berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Batik Sablon Indonesia (APBSI) sebanyak 200 usaha sablon di Denpasar.

Masih ada usaha sablon  yang belum tergabung dengan APBSI.

"Beberapa yang tidak masuk kami sudah sarankan bergabung ke APBSI agar ada yang mengawasi.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved