Breaking News:

Anggaran Sampah di Bangli hanya Cukup untuk Enam Bulan, Hanya Dipatok Rp 1,7 Miliar di 2020

Sekretaris (DLH) Bangli untuk 2020 anggaran pengelolaan sampah hanya sebesar Rp 1,7 miliar dan hanya cukup untuk enam bulan saja.

Tribun Bali/ Muhammad Fredey Mercury
Salah satu kegiatan DLH Bangli berupa perompesan pohon perindang, Kamis (5/12/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pengelolaan sampah menjadi hal wajib bagi seluruh kabupaten.

Namun, untuk 2020, anggaran pengelolaan sampah di Bangli hanya cukup untuk enam bulan saja.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli, I Gusti Laksana mengatakan, untuk 2020 anggaran pengelolaan sampah hanya sebesar Rp 1,7 miliar.

“Jumlah tersebut hanya cukup untuk enam bulan saja,” ujarnya Kamis (5/12/2019).

Gusti Laksana mengatakan, sebelum aset TPA Bangli diserahkan pada kabupaten, dana hibah dari pemerintah provinsi mencapai Rp 2,1 miliar.

Jumlah tersebut meliputi operasional alat berat, pembelian tanah urug, dan sebagainya.

Sekarang, dengan anggaran Rp 1,7 miliar harus pembiayaan operasional pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Sudah Ditutup Sejak 2017, Sampah Menggunung dan Asap Masih Mengepul di Bekas TPA Sente Klungkung

Badung Darurat Sampah, Bupati Giri Prasta Sebut Beberapa Timnya Tak Sejalan

Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp 200 Ribu, Ditangkap Satpol PP Buang Sampah ke Sungai

“Jadi jumlah tersebut termasuk operasional 15 unit truk pengangkutan sampah di wilayah Kota Bangli. Baik berupa BBM, pemeliharaan truk, hingga operasional tenaga kebersihan. Begitupun operasional skylift, untuk kegiatan perompasan,” imbuhnya.

Anggaran operasional DLH semula diusulkan Rp 5 miliar lebih.

Gusti Laksana mengatakan, anggaran Rp 5 miliar sejatinya include dengan kegiatan lainnya berkaitan dengan lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved