Breaking News:

Golkar Se-Bali Mulai Buka Penjaringan Pilkada 2020, Hari Ini Karangasem & Bangli Jaring Pendaftar

Golkar se-Bali mulai mempersiapkan penjaringan calon kepala daerah yang akan ditarungkan di Pilkada serentak 2020 mendatang.

NET
Ilustrasi Pilkada serentak. Golkar Se-Bali Mulai Buka Penjaringan Pilkada 2020, Hari Ini Karangasem & Bangli Jaring Pendaftar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Golkar se-Bali mulai mempersiapkan penjaringan calon kepala daerah yang akan ditarungkan di Pilkada serentak 2020 mendatang.

Salah satu daerah yang segera membuka penjaringan adalah Golkar Karangasem.

Plt Ketua Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan alias Gus Sombi membenarkan, persiapan itu. Penjaringan akan dibuka mulai Rabu (11/12/2019) ini.

"Semoga besok (hari ini) sudah terbentuk tim penjaringan, jadi bisa langsung buka penjaringan," kata Gus Sombi kepada Tribun Bali, Selasa (10/12/2019).

Penjaringan Gerindra Bali Masih Sepi Peminat, Akan Koalisi di Pilkada 2020 Jika Tak Ada Kader Maju

Koalisi Jembrana Maju Hadang PDIP, 4 Parpol Sepakat Koalisi di Pilkada 2020

Ditanya Soal Pilkada Karangasem 2020, Artha Dipa: Kata Gus Dur Mundur Itu Tidak Baik

Terkait mekanisme, menurut Gus Sombi akan dibahas lebih lanjut.

"Nah itu nanti biar tim penjaringan yang besok (hari ini) berbicara masalah juknis dan juklaknya. Karena rencana besok (hari ini) akan kita rapatkan, dan astungkara bisa langsung membentuk tim penjaringan," jelasnya.

Ia memastikan, kader yang mendaftar akan mendapat prioritas.

Namun, prioritas itu akan diberikan kepada kader yang memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela (PDLT).

"Ya harus, kader dapat prioritas sesuai PDLT," ujarnya.

Apakah kader Golkar yang juga Wabup Karangasem, Wayan Artha Dipa akan mendaftar mengikuti penjaringan, Gus Sombi memang berharap Artha Dipa mengikuti penjaringan tersebut.

Jelang Pilkada Denpasar 2020, KPU Lakukan Pengosongan Kotak Suara

Anggarkan Rp 29,2 Miliar Untuk Pilkada 2020, KPU Badung Targetkan Partisipasi Pemilih 85 Persen

KPU Jembrana Kosongkan 4.502 Kotak Suara Untuk Persiapan Gudang Pilkada 2020

"Kalau itu, belum bisa dipastikan, tapi kayaknya sih mendaftar. Anda pasti paham dong, kenapa juga masuk Golkar (Artha Dipa sebelumnya menjadi kader NasDem). Tapi itu bisa dipastikan nanti deh setelah kita buka pendaftaran," paparnya.

Sekretaris Golkar Bangli, Nengah Darsana juga menyatakan hal serupa.

Bahkan, ia menyebut bahwa pihaknya akan membuka penjaringan dari tanggal 11 sampai 25 Desember 2019.

"Tim penjaringan Partai Golkar Bangli untuk Pilkada Bangli 2020 membuka pendaftaran calon bupati, calon wakil bupati dan atau pasangan calon mulai besok (hari ini) tanggal 11 sampai dengan 25 Desember 2019," terangnya, Selasa (10/12/2019).

Ia juga menegaskan bahwa penjaringan di tubuh Golkar bersifat terbuka.

Membuka seluas-luasnya bagi kader maupun non kader dan tokoh masyarakat yang ingin maju dari Golkar.

Namun demikian, ada beberapa yang harus dipenuhi, yakni persyaratan umum dan khusus.

"Terbuka untuk umum semua tokoh baik kader maupun non kader di persilakan daftar sesuai jadwal ke DPD II Golkar Bangli," ucapnya.

Darsana menjelaskan, para pendaftar akan diinventarisasi untuk dibawa ke rapat pleno guna dilakukan survei.

Nantinya, hasil survei akan dibawa ke DPD I Golkar Bali untuk dijadikan pertimbangan.

"Kita inventarisir untuk dibawa ke rapat pleno dan dilakukan mekanisme survei yang telah ditentukan oleh DPP. Ada enam lembaga survei yang kredibel. Setelah itu usulan akan di bawa ke DPP melalui DPD I dan DPP akan memutuskan rekomendasi calon sesuai dengan syarat dan ketentuan, termasuk hasil survei akan menjadi pertimbangan," paparnya.

Sedangkan Sekretaris Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry menyatakan, pihaknya saat ini sedang memulai melakukan penjaringan calon kepala daerah di enam daerah.

Untuk keperluan itu, telah dibentuk tim Pilkada dari level DPD I sampai dengan DPD II di enam kabupaten/kota yang di 2020 mendatang akan melaksanakan Pilkada.

“Tinggal kapan waktunya mulai pendaftaran, itu (ditentukan) dari masing-masing DPD II,” ucapnya.

4 Kader Golkar Bali Berpeluang Masuk Kabinet Airlangga, Ada Demer, Gus Adhi, Dewa Nida dan Geredeg

Cerita Jusuf Kalla Soal Setya Novanto, Biang Memburuknya Citra Partai Golkar & Ngemis Jabatan Ini

Sehari Mundur dari Golkar, Gus Pada Loncat ke Kandang Banteng, Tertarik Gebrakan Wayan Koster

Teriakan Bamsoet Orang Baik Menggema di Arena Munas Golkar

Proses Tanpa Mahar

Sekretaris Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry memastikan, Munas telah menggarisbawahi, proses penentuan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, tidak boleh pakai mahar.

“Itu yang pertama. Mekanisme terkait Pilkada itu dilaksanakan tanpa mahar,” kata Sugawa Korry.

Menurutnya, ini sebagai komitmen Golkar dalam memberikan pendidikan politik.

Khususnya dalam menghadapi perhelatan demokrasi.

Di samping itu, partainya juga tidak ingin memberatkan calon yang akan bertarung.

“Sehingga mereka bisa bertanding dengan kemampuan keuangan yang dimilikinya. Jadi (calon) lebih fokus untuk upaya pemenangan, saksi, dan kampanye yang wajib dia lakukan,” tegasnya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved