Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Penganiayaan Anggota Polda Bali

Tak Kontrol Emosi, Putu Heri Hajar Bripka Gede Gunendra hingga Luka Robek di Hidung

Tak Kontrol Emosi, Putu Heri Hajar Bripka Gede Gunendra hingga Luka Robek di Hidung

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Aloisius H Manggol
tribun bali/ firizqi irawan
Anggota salahsatu ormas kepemudaan saat diamankan di Mapolresta Denpasar, Senin (23/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Putu Heri Asta Putra (30) asal Banjar Gunung, Abiansemal, Badung, Bali.

Pelaku pemukulan anggota Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Bali, Bripka I Gede Gunendra (34).

Yang beralamat tinggal di Jalan Akasia 16, Gang Salak, Denpasar, Bali.

Dikatakan Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan saat pers rilis di loby depan Mapolresta Denpasar, Senin (23/12/2019) siang.

Lambaian Tangan Jadi Pertanda Terakhir di Pantai Kedungu Bali, Selamat Jalan Sahabat

Pelaku yang biasa disapa Erik alias Jangkrik, yang sehari-hari tinggal di Jalan Subak Dalem Gang Bima, Nomor 21, Denpasar.

Melakukan aksi pemukulan tersebut, lantaran terpengaruh minum-minuman beralkohol.

"Mungkin karena terpengaruh minum-minuman keras jadi pelaku emosional dan langsung memukul sekali korbannya," ujarnya.

Hari Pertama Berkantor, Pimpinan KPK Berencana Ganti Juru Bicara

Aksi pemukulan itu terjadi di Jalan Cokroaminoto Selatan, dekat Hotel Haris, Denpasar pada hari Jumat (20/12/2019) pukul 20.00 wita.

Saat itu, korban yang melintas dari Jalan Setia Budi, Denpasar menuju Dalung, Kuta Utara, Badung bersama rekannya I Ketut Adi.

Tiba di lokasi kejadian, teman korban melihat adanya keributan dipinggir jalan, yang ternyata itu pelaku dengan dua orang pasutri.

Fisik dan Batin Siswi ini Tersiksa Selama 21 Bulan, Umur 13 Tahun tapi Fisiknya seperti Orang Hamil

Keributan tersebut diketahui karena masalah kesenggol sepeda motor saat melintas dijalan.

Teman korban yang dibonceng saat itu ingin melerai pertengkaran pelaku dengan pasutri.

Melihat hal itu, Bripka I Gede Gunendra mencoba untuk menarik temannya untuk melanjutkan perjalanan dan tidak ikut campur dalam hal tersebut.

Teman korban dan pelaku sempat cekcok, sedangkan korban langsung melerai pertengkaran tersebut.

Namun saat melerai, pelaku yang emosi karena terpengaruh minum-minuman beralkohol langsung mendorong korban.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved