Kambing Asal Jawa Tengah Kena Red Notice

Balai Karantina Pertanian Terpadu Gilimanuk mengantisipasi masuknya kambing potong dan daging kambing asal Jawa Tengah

Kambing Asal Jawa Tengah Kena Red Notice
Tribun Bali/ Meika Pestaria Tumanggor
Foto ilustrasi kambing 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Balai Karantina Pertanian Terpadu Gilimanuk mengantisipasi masuknya kambing potong dan daging kambing asal Jawa Tengah.

Kambing potong asal Jawa Tengah itu terkena Red notice atau tanda merah.

Hal ini menyusul dengan adanya penyakit antrax yang terjadi di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penanggung jawab Karantina Pertanian Terpadu Wilayah Kerja Gilimanuk, Ida Bagus Eka Ludra, menyatakan, bahwa pihaknya meningkatkan pengawasan SOP (Standar Operasional Prosedur) atas outbreak (terjadi kasus) seperti di Gunung Kidul Yogyakarta.

Petani Garam di Desa Purwakerti Istirahat Selama Tujuh Bulan, Ini Alasannya

Lulusan UGM Menang Telak di Batuan, Perbekel Termuda Hasil Hitung Cepat Pilkel Serentak Gianyar

3 Kritik Tajam Ade Armado Terkait Penanganan Banjir Anies Baswedan, Sindir Juga Soal Pilpres 2024

Dengan begitu, setiap kambing potong dan daging kambing yang masuk ke Bali akan ditolak.

Terutama kambing yang berasal dari Yogyakarta.

"Kami tingkatkan pengawasan terhadap kambing atau hewan asal itu sendiri. Kami fokuskan pada peningkatan kami dari Jawa Tengah karena outbreak dari sana," ucapnya Minggu (19/1/2020) melalui sambungan selulernya.

Eka Ludra mengaku, meski saat ini belum terjadi kasus, pihaknya tetap melakukan antisipasi untuk menghindarkan warga Bali dari hewan yang bisa menularkan penyakit itu atau zoonosis.

Selain kambing, karena antrax identik adalah penyakit pada sapi dan kuda.

Maka, untuk dua jenis hewan itu ketika masuk juga akan diperiksa secara intensif.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved