Akibat Wabah Virus Corona, GM Angkasa Pura I Sebut Penumpang dari China Turun 13 Persen

“Kemarin dari otoritas penerbangan China juga menutup penerbangan sampai 2 Februari. Jadi penerbangan langsung dari Bali ke Wuhan, oleh maskapai Lion

Akibat Wabah Virus Corona, GM Angkasa Pura I Sebut Penumpang dari China Turun 13 Persen
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Herry A.Y. Sikado 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Herry A.Y. Sikado mengatakan sejak adanya pemberitaan wabah Virus Corona yang merebak di China memang beberapa penerbangan telah ditutup, khususnya penerbangan Bali menuju Wuhan, dan sebaliknya.

“Kemarin dari otoritas penerbangan China juga menutup penerbangan sampai 2 Februari. Jadi penerbangan langsung dari Bali ke Wuhan, oleh maskapai Lion Air dan Sriwijaya Air, ditutup sementara sampai ada pengumuman NOTAM yang dikeluarkan otoritas penerbangan Beijing,” kata Herry saat ditemui di Kantor DPRD Bali, Senin (27/1/2020).

Raih Nilai SAKIP BB, Pemkot Denpasar Dinilai Tunjukan Tingkat Akuntabilitas Kinerja Sangat Baik

12 Tim Peneliti Muda Kota Denpasar Berkompetensi  di Thailand, Tampilkan Beragam Penelitian Kreatif

Disebut Akan Urai Kemacetan, Ketua Komisi III Sebut Proyek LRT Mendekati Realisasi

Pihaknya mengungkapkan dengan adanya isu yang berkembang terkait virus Corona saat ini, terjadi penurunan penumpang sekitar 13 persen dari China ke Bali.

Terkait penerbangan maskapai  Lion Air dari Denpasar menuju Wuhan Pada Minggu (26/1/2020) kemarin, tujuannya hanya untuk pemulangan tamu atau penumpang. 

Penerbangan ini membawa tujuh kru dan 85 penumpang.

Virus Corona Mengancam Bali, Kendali Dimulai dari Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Benoa Bali

Divonis 2 Tahun Penjara, Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy Ajukan Banding

Air Danau Batur Berubah Hijau, Pembudidaya Ikan Khawatir

Selanjutnya, penerbangan Wuhan–Denpasar dioperasikan sebagai ferry flight yakni hanya membawa kru dan tidak menerbangkan tamu atau penumpang. 

 
“Harapan kita, selama ini kita dalam penanganan corona ini memang tetap berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan petugas aviation security selalu dibekali dengan masker,” ujarnya.

Pakai Dana CSR Rp 9,8 Miliar, Kantor Majelis Desa Adat Mulai Dibangun oleh Pemprov Bali  

Sementara itu dari laporan KKP belum ditemukan kasus suspect virus Corona di Bandara Ngurah Rai alias hasilnya semua negatif.

“Kalaupun ada yang suspect, kita sudah mempunyai prosedur penanganan. Kita punya Airport Disaster Management Plan. Itu kita bekerja sama dengan KKP, kemudian kita punya isolated area untuk yang suspect. Setelah diisolasi kita kemudian antar ke rumah sakit rujukan, yaitu RS Sanglah,” imbuh Herry. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved