Breaking News:

Pedagang di Pasar Petang Badung Keluhkan Iuran yang Meningkat 100 Persen Lebih

Pedagang di Pasar Petang, Badung, Bali dikabarkan mempertanyakan beban iuran yang naik melebihi 100 persen.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Anggota DPRD Badung Dapil Petang Nyoman Suka, S.E 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Pedagang di Pasar Petang, Badung, Bali dikabarkan mempertanyakan beban iuran yang naik melebihi 100 persen.

Sebelumnya, setiap pedagang hanya dikenakan Rp 7.000 per hari dan dipungut setiap tiga hari sekali.

Namun kini para pedagang dikenakan iuran sebesar Rp 450.000, dengan dipungut setiap bulan sekali.

Kabarnya, kenaikan itu belum ada sosialisai sebelumnya.

Kebijakan ini diterapkan begitu saja dengan alasan sudah diputuskan oleh pihak direksi.

Sehingga pedagang merasa terbebani sebesar Rp 15.000 per hari yang sebelumnya sebesar Rp 7.000 perhari atau meningkat 100 persen lebih.

Tiang Listrik Tumbang di Jalan Kelusa Gianyar, Arus Lalu Lintas Disana Menjadi Tersendat

Turun 73 Kg dengan Diet Keto, Ini Tiga Kiat yang Harus Dipatuhi

Tanggapan Pertamina Tentang Berita SPBU Tebongkang, Prihatin Dengan Adanya Kejadian Itu

Permasalahan itu pun sudah menjadi atensi jajaran dewan setempat.

Anggota DPRD Badung Dapil Petang Nyoman Suka, S.E mengaku sudah mendapatkan informasi terkait lonjakan iuran yang meningkat 100 persen lebih.

“Iya, saya sudah mendapat informasi dari pedagang seperti itu (adanya kenaikan iuran di pasar petang –red),” ujarnya saat ditemui di Gedung Dewan, Kamis (30/1/2020)

Politisi Partai Golkar tersebut pun mengaku lonjakan iuran tersebut sangat tidak masuk akal di tengah lesunya situasi pasar.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved