Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ini Dampak Terlalu Lama Menatap Layar Ponsel, Menurunnya Kekuatan Otot Hingga Kerusakan Saraf

Ini Dampak Terlalu Lama Menatap Layar Ponsel, Menurunnya Kekuatan Otot Hingga Kerusakan Saraf

Tayang:
Foto ilustrasi anak-anak sedang bermain dengan smartphone 

TRIBUN-BALI.COM - Tribunners apa kamu sering menggunakan smartphone atau ponsel ?

Pada zaman sekarang, seseorang sulit melepaskan dirinya dari ponsel.

Alat kecil yang sebaguna tersebut seakan menjadi bagian penting dari kehidupan seseorang.

Bahkan ada orang yang akan panik jika ia meninggalkan ponselnya dirumah saat ia berada diluar.

Made Taro dan Nyoman Argawa Ajarkan Menulis Cerita Anak hingga Ilustrasi pada 30 Guru

6 Cara Menghindari Beragam Penyakit Akibat Terlalu Lama Menatap Layar Komputer

Fabio Quartararo Ungkap Alasan Pilih Yamaha Ketimbang Ducati dan Suzuki

Namun apakah kamu tahu bahwa menatap layar ponsel terlalu lama dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan ?

Menurut Dr. Andrea Noey, dokter ahli siropraktik dan pendiri Natural Chiropractic Healing, rasa nyeri di bagian leher akibat terlalu lama menunduk saat menatap layar ponsel adalah keluhan yang kerap terjadi.

Jika tidak ditangani secara serius, nyeri leher ini akan menimbulkan kerusakan pada area leher dan tulang belakang.

"Kerusakan yang kami maksud adalah lekukan tulang belakang yang menjadi rata, menurunnya kekuatan otot, tulang belakang menjadi tidak lurus, gangguan persendian, kerusakan otot, kerusakan saraf, dan degenerasi tulang belakang," ungkap dr Noey.

Untuk mengurangi keluhan nyeri akibat posisi tubuh yang salah saat menatap layar ponsel, Dr. Noey memberikan beberapa saran yang bisa Anda lakukan.

Pertama, perhatikan posisi tubuh Anda saat tangan memegang ponsel.

Selalu pastikan pergelangan tangan dalam posisi tegak lurus.

Selain itu, perhatikan jari Anda saat menggunakan ponsel.

"Jangan terlalu sering menggunakan ibu jari untuk mengetuk tombol atau layar ponsel. Gunakan juga jari telunjuk untuk membuat tangan menjadi lebih rileks,"jelas dr Noey.

Jika Anda menggunakan tablet, Anda bisa memanfaatkan alat penyangga tablet yang membuat tablet Anda dapat diletakkan di atas meja dalam posisi berdiri dan berada dalam jarak tertentu.

Dengan demikian, Anda pun dapat mengurangi risiko nyeri leher karena kepala Anda dalam posisi tegak dan tidak menunduk.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved