Breaking News:

Satpol PP Buleleng Tangkap Lima Gepeng, Jelang Hari Raya Banyak Bermunculan

Lima orang gelandangan dan pengemis (gepeng) ditangkap petugas Satpol PP Bueleng

Dok
Gepeng - Gelandangan dan pengemis (gepeng) yang berhasil digaruk Satpol PP Buleleng hendak dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing oleh Dinsos Buleleng, Rabu (5/2/2020). Satpol PP Buleleng Tangkap Lima Gepeng, Jelang Hari Raya Banyak Bermunculan 

Satpol PP Buleleng Tangkap Lima Gepeng, Jelang Hari Raya Banyak Bermunculan

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Lima orang gelandangan dan pengemis (gepeng) ditangkap petugas Satpol PP Bueleng.

Mereka kemudian diserahkan ke Dinas Sosial untuk diberikan pembinaan dan dipulangkan ke daerah asalnya.

Kadis Sosial Buleleng, Gede Sandhiyasa, Rabu (5/2/2020), mengatakan, lima gepeng itu ditangkap pada Selasa (4/2/2020) malam di lokasi berbeda-beda.

Seperti di perempatan Jalan A Yani-Dewi Sartika, dan perempatan Pantai Lovina.

Kehilangan Turis China Akibat Virus Corona, Bali Bisa Bidik Wisman Jepang

Getarannya Nyata di Dalam Rumah, Gempa Bangkalan Terasa Hingga di Kuta Bali

Mereka adalah Ketut Radeng (70) asal Desa Panji Kecamatan Sukasada, Buleleng, Luh Santep (60) asal Karangasem, Wayan Madia (20) dan satu orang anaknya yang masih berusia dua tahun asal Karangasem, Gede Dian (25) asal Karangasem, dan Tohani (65) asal Situbondo, Jawa Timur.

Seusai ditangkap, para gepeng itu langsung diberikan pembinaan agar tidak lagi mengemis di wilayah Buleleng.

Selanjutnya mereka dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing, mengendarai mobil dinas milik Dinsos Buleleng.

"Untuk gepeng asal Situbondo itu kami serahkan ke Dinsos Bali. Karena asalnya dari luar Bali, sehingga yang memiliki kewenangan untuk memulangkan gepeng itu adalah pihak provinsi. Kami tidak tahu pasti sejak kapan dia ada di Buleleng, karena bahasanya kurang jelas," katanya.

Tahun 2019 BPJamsostek Banuspa Berhasil Pulihkan Dana Pekerja Hingga Rp 1,6 Miliar

Kunjungan Turis China ke Bangli Turun Drastis, Dampak Merebaknya Virus Corona

Shandiyasa tidak menampik, jelang hari raya, para gepeng banyak bermunculan di Buleleng.

Mereka memanfaatkan momen hari raya untuk mengemis.

Oleh karena itu, Shandiyasa telah berkoordinasi dengan Satpol PP Buleleng agar lebih gencar melakukan patroli, sehingga para gepeng itu enggan bergelandang atau mengemis di wilayah Buleleng.

"Kalau hari raya itu rata-rata gepeng yang berhasil ditangkap oleh Satpol PP bisa mencapai puluhan orang. Sanksi sebagai efek jera memang tidak ada. Kami hanya sekadar membina. Kalau masih membandel, sudah dipulangkan namun kembali lagi untuk mengemis, kami berikan sanksi seperti bersih-bersih," tuturnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved