Tips Sehat untuk Anda
7 Risiko Mengkonsumsi Zat Besi Secara Berlebihan, Kanker Kolon Hingga Diabetes
7 Risiko Mengkonsumsi Zat Besi Secara Berlebihan, Bisa Menimbulkan Kanker Kolon Hingga Diabetes
TRIBUN-BALI.COM - Tribunners, apa kamu sudah memenuhi asupan gizimu ?
Tubuh membutuhkan asupan vitamin hingga nutrisi yang cukup seperti vitamin A hingga zat besi.
Hal itu dilakukan agar tubuh kita tetap sehat dan dapat menjalani aktivitas dengan baik.
Zat besi merupakan komponen penting dari hemoglobin, sejenis protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen dari paru-paru ke setiap bagian tubuh.
• Terdampak Virus Corona, Wisatawan di Nusa Penida Menurun, Akhir Pekan Hanya Ada 15 WN China
• 4 Gaya Hidup Sederhana Ini Dapat Mencegah Serangan Jantung
• Inikah Perubahan Iklim? Pertama Dalam Sejarah Antartika Lewati Suhu 20 Derajat Celcius
Saat tingkat zat besi normal di tubuh kita, semua sel berfungsi baik dan darah diproduksi dalam jumlah yang diperlukan.
Dan seperti yang kita ketahui, kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia.
Namun, apa yang terjadi jika tubuh kelebihan zat besi?
Zat besi berlebih dalam tubuh bisa membahayakan kesehatan kita, karena meningkatkan risiko gagal jantung, penyakit hati, diabetes, dan sindrom metabolik.
Kelebihan zat besi dalam tubuh juga merupakan penyebab utama timbulnya penyakit neurodegeneratif seperti alzheimer dan epilepsi.
Tingginya kadar zat besi pada tubuh kita bisa dipicu oleh banyak faktor.
Sebut saja kelainan genetik, peningkatan konsumsi makanan atau asupan kaya zat besi, serta suplemen zat besi dalam jumlah besar.
Berikut adalah risiko yang terkait dengan konsumsi zat besi secara berlebihan.
1. Keracunan zat besi
Sebab utamanya karena overdosis suplemen zat besi.
Pada kasus seperti ini, zat besi terakumulasi di organ-organ vital seperti hati dan otak, kemudian aka memicu kerusakan serius pada kedua organ tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-makanan-yang-mengandung-zat-besi.jpg)