Red Monkey Ubud Bali Gelar Baksos, Datangi Rumah-rumah Warga Miskin di Bangli

Red Monkey Ubud Bali mendatangi Desa Bangbang, berikan bantuan pada warga tidak mampu

Red Monkey Ubud Bali Gelar Baksos, Datangi Rumah-rumah Warga Miskin di Bangli
Istimewa
Anggota Club Harley, Red Monkey Ubud Bali menggelar baksos di Bangli, Minggu (23/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Klub harley selama ini kerap mendapat sorotan masyarakat, dan dinilai sebagai ‘penguasa jalanan’.

Di balik mereka melakukan konvoi di jalanan, ada hal positif yang sedang dituju.

Seperti yang dilakukan Red Monkey Ubud Bali, yang merupakan klub pecinta motor harley di Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali.

Klub harley yang beranggotakan 18 orang ini, mendatangi Desa Bangbang, Bangli, Minggu (23/2/2020).

Ini Sederet Alasan Kenapa Pria Suka Nonton Film Porno

Tugas dan Fase Penanggulangan Kebencanaan Petugas BPBD, Pahlawan Masyarakat Dikala Tertimpa Bencana

Launching Buku Jejak Studi Pemuda-Pemudi Bali di Luar Negeri, Beri Inspirasi Pada Anak Muda Bali

Dengan motor gedenya, mereka menyusuri jalan-jalanan kecil, mendatangi rumah-rumah masyarakat kurang mampu, anak yang memiliki kebutuhan khusus, hingga anak kurang mampu yang usai menjalani operasi usus.

Bantuan materi dan sembako pun diserahkan, berharap bantuan ini dapat meringankan beban hidup mereka.

Ketua Red Monkey Ubud Bali, I Nyoman Suarsa mengatakan, kegiatan bakti sosial (baksos) ini dilakukan, sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap masyarakat kurang mampu.

“Ini merupakan salah-satu kegiatan anniversary ke 1 Red Monkey. Dalam bentuk baksos, kami ingin masyarakat dan anak-anak ini tahu, ada banyak pihak yang memperhatikan mereka. Kami berharap bantuan yang kami serahkan, dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Pria yang karib disapa Mamik ini mengatakan, Red Monkey terbentuk tahun 2019 lalu, dengan tujuan mengorganisir para pecinta moge di Ubud.

Saat ini, jumlah anggotanya mencapai 18 orang.

Dengan adanya wadah ini, maka para pecinta moge di Ubud, memiliki wadah dalam menjalankan aktivitasnya, tidak hanya di jalanan, tetapi juga kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial.

“Yang kami kunjungi ada anak yang keterbelakangan dan kurang mampu. Dan ada anak yang operasi ususnya. lokasinya di Desa Bangbang, Bangli. Kami berharap, klub kami ke depannya semakin solid, bisa mendatangi dan membantu masyarakat kurang mampu lainnya, yang belum tersentuh bantuan,” ujar pria asal Desa Padang tegal, Ubud itu. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved