HUT Ke-232 Denpasar, Warga Soroti Beberapa Hal, Termasuk Kabel Semrawut
Di hari jadi ke 232, Kota Denpasar mendapat sorotan dari warganya atas pembangunan infrastruktur dan utilitas, salah satunya kesemrawutan kabel.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kenyamanan dan keamanan menjadi dambaan bagi masyarakat yang tinggal di suatu kota.
Di hari jadi ke 232, Kota Denpasar mendapat sorotan dari warganya atas pembangunan infrastruktur dan utilitas, salah satunya kesemrawutan kabel.
Satu di antara warga tersebut adalah I Putu Agus Anggara Yasa (29).
Warga Denpasar Selatan ini menyoroti sebuah pohon lapuk ditopang tembok tua ditambah kesemrawutan kabel di depan SPBU Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali.
• Menang Penghargaan Anugerah Musik Bali 2020, Nadia Nevita Siap Ramaikan Musik Nasional
• Pikap Pengakut 10 Babi Terjun ke Jurang di Buleleng, 3 Orang Terjebak di Mobil di Kedalaman 25 Meter
• Pengelola Batur Unesco Global Park Rencana Bangun Sentral Parkir, Klaim Mampu Tampung Ratusan Bus
Ia kemudian mengunggah di media sosial instagram @denpasar.viral, supaya mendapat perhatian pihak terkait, khususnya pemerintah.
Ia mengaku khawatir kondisi itu sewaktu-waktu dapat mencelakai masyarakat yang sedang melintas, terlebih di sekitarnya terdapat lapak pedagang kaki lima (PKL).
"Itu ada pohon tua mau roboh ditopang sama tembok mas, jadi kalau tidak segera ditangani, takutnya temboknya tidak kuat dan pohon sudah mengenai kabel juga bisa memutuskan suplai listrik dan membahayakan pengendara dan warga di sekitaran lokasi tersebut, terutama pom bensin di depannya," kata Angga kepada Tribun Bali, Kamis (27/2/2020).
• Pasang Surut Valentino Rossi Tes Pramusim MotoGP 2020, Bos Monster Energy Yamaha Justru Optimistis
• Pemda Gianyar Siapkan Bantuan dan Pembinaan untuk Turunkan Angka Kemiskinan
• 100 Lontar Usada Dipamerkan di Dharmanegara Alaya Denpasar, Konsul dan Konjen Diajak Menulis Lontar
Angga melihat kondisi itu sejak lebih dari 3 bulan yang lalu, ia prihatin belum ada penanganan dari pemerintah.
"Pohonnya sudah kena mas jadi tinggal nunggu roboh boooom, jatuh korban dan komplain berdatangan, bukan doa tapi ini harapan saya sebagai warga," ungkapnya.
Kesemrawutan kabel juga menjadi salah satu PR Angga sebagai warga kepada pemerintah.
Ia berharap ada penataan utilitas yang lebih rapi dan aman.
"Soal kabel, owww jangan bilang dah mas, saya malah gak bisa melihat mana kabel Telkom, mana kabel listrik dan man kabel provider internet," katanya.
Setelah konten yang diunggah viral di instagram. Berdasarkan pantauan Tribun Bali sekitar pukul 16.30 WITA terdapat petugas pemeliharaan jaringan DPS 04 yang menangani dengan melakukan perempelan dahan pohon.
• Mendagri Minta Seluruh Pemda Tangguh Hadapi Dampak Virus Corona di Indonesia
• Kepala Desa Perenan Sebut Akses Jalan Tikus Menuju Pererenan Sering Ada Penjambretan dan Begal
Di hari jadi ke-232 Kota Denpasar ini, Angga berharap pemerintah lebih tanggap dengan potensi peristiwa di sekitarnya.
"Kan ada baiknya mencegah bencana agar tidak datang. Pengaturan kabel-kabel yang berserakan, kendor, dan berpotensi korsleting karena pohon, sampah layangan, dan lain -lain, harusnya menjadi kepekaan dinas terkait," tandasnya.
"Untuk pohon yang mati, terlalu rindang, ataupun berpotensi menyebabkan korsleting listrik ada baiknya dilakukan penataan kembali atau pemotongan lebih awal agar saat musim angin kencang baru potong pohon," imbuh dia.
Selain itu, di Jalan Sunset Road dilaporkan oleh masyarakat dalam akun instagram @infodenpasar terdapat sebuah kabel yang melintang di tengah jalan sehingga mengganggu dan menbahayakan pengendara yang sedang melintas.
Dalam video berdurasi sekitar 5 detik dan sudah disaksikan lebih dari 37 ribu viewers itu pengguna jalan yang melintas tampak was-was dan mengurangi laju kecepatan kendaraannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-pemeliharaan-jaringan-dps-04-melakukan-perempelan-dahan-pohon.jpg)