Corona di Indonesia
Indonesia Darurat Corona, Kariyasa Minta Pemerintah Setop Kunjungan Wisman ke Bali
Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan pemerintah diharapkan bekerja lebih serius untuk menanggulangi virus corona
Penulis: Ragil Armando | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pandemi virus Covid-19 alias virus Corona semakin meneror dunia.
Bahkan, di Indonesia sendiri sudah ada 34 orang yang terinfeksi virus tersebut.
Dari jumlah tersebut, satu orang WNA asal Inggris dinyatatakan meninggal dunia akibat terinfeksi virus tersebut.
Ia meninggal dunia di RSUP Sanglah, Rabu (11/3/2020) dini hari.
• Pemprov Bali Berencana Siapkan 44 Ruang Isolasi untuk PDP Covid-19
• BRSU Tabanan Menerima Pasien Dalam Pengawasan Corona Berusia 4 Tahun
• Maling Gasak Daun Gamelan Banjar Seronggo Kaja Gianyar
Pasien lainnya yang masih dalam status pengawasan masih di rawat di ruang isolasi RSUP Sanglah.
Terkait dengan itu, Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali I Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan pemerintah harus bekerja serius untuk menanggulangi pandemi tersebut, khususnya di Bali.
Ia juga mengapresiasi Pemprov Bali yang dinilai cukup tanggap dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulan Virus Corona.
Mantan Anggota DPRD Bali ini mengingatkan bahwa dalam penanggulangan virus tersebut harus mengutamakan keselamatan nyawa manusia.
Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah untuk menghentikan sementara kunjungan Wisman ke Bali sampai benar-benar bersih dari Corona.
Ia mengakui hal tersebut memang akan berdampak kepada pariwisata.
Akan tetapi, hak tersebut perlu dilakukan untuk mencegah Bali menjadi wilayah yang parah terjangkit Corona seperti yang terjadi di Italia sekarang ini.
"Pemprov Bali kan sudah bentuk Satgas, ini juga sesuai dengan arahan ketua DPR RI. Kita lebih bagus mulai mengambil sikap penolakan dulu terhadap wisatawan, mengambil sikap terhadap wisatawan (menghentikan kedatangan wisatawan ke Bali). Jangan sampai terjadi seperti di Italia, Lockdown total itu," kata Kariyasa, Jumat (13/3/2020).
Anggota Fraksi PDIP ini juga menambahkan, walaupun penyebaran virus tersebut bergantung pada kondisi dan daya tahan tubuh, tapi tidak semua orang daya tahan tubuhnya bagus.
Karena itu, harus diambil kebijakan untuk menghentikan kedatangan wisatawan mancanwgara (wisman) ke Bali.
Kariyasa juga mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan pemeriksaan wisatawan di bandara untuk menangkal wabah virus Corona masuk ke Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-i-ketut-kariyasa-adnyana.jpg)