Kasus Pencurian Pratima di Baturiti Tabanan Masih Buram, 2 Barang Curian Ditemukan di sekitar Lokasi

Keduanya ditemukan di tempat berbeda atau beberapa ratus meter dari TKP atau di areal hutan.

ISTIMEWA/Polres Tabanan
Suasana saat pihak kepolisian mendapati barang yang sebelumnya hilang di Pura Pucak Bukit Sangkur ditemukan di sekitaran TKP, Rabu (23/4). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait hilangnya pratima di Pura Pucak Bukit Sangkur di Banjar Kembangmerta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

 Terbaru, pihak kepolisian menemukan dua barang bukti yang sebelumnya tersimpan di TKP, Rabu (22/4/2020).

 Adalah sebuah Topeng/Tapakan Bhatara Bayu dan sebuah tongkat berbentuk kepala Naga.

Keduanya ditemukan di tempat berbeda atau beberapa ratus meter dari TKP atau di areal hutan. 

Hadapi Dampak Corona, Garuda Indonesia Tekan Biaya Operasional Hingga Tutup Rute Tak Menguntungkan

BNI Kanwil Denpasar Gelar Program “BNI Berbagi” Tanggap Darurat Covid-19, Tempat Ini yang Disasar

Gelar Upacara Pernikahan Ditengah Pandemi Covid-19 di Gianyar, Begini Suasananya

Menurut informasi di kepolisan, penemuan dua barang bukti tersebut pada Rabu (22/4) antara pukul 11.00-18.00 Wita atau sehari setelah Gedong di Pura Pucak Bukit Sangkur dilaporkan dibobol maling.

Hasilnya dua barang yang sebelumnya dilaporkan hilang sudah ditemukan.

Hanya saja, kondisinya sudah mengalami kerusakan.

Diantaranya, pada sebuah tongkat kayu yang berbentuk kepala naga yang sebelumnya berisi pretima sudah hilang, kemungkinan dicongkel.

Kemudian untuk topeng yang ditemukan menyangkut di pepohonan, permata dan perhiasan yang terbuat dari emas sudah hilang.

Setelah menemukan barang bukti tersebut, kemudian diamankan di Gedong Penegtegan pura setempat. 

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved