Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Konsumsi Gorengan untuk Berbuka Harus Dibatasi
Meskipun nikmat, bijaklah dalam mengonsumsi gorengan karena banyak risiko kesehatan yang mengintai dari makanan ini.
TRIBUN-BALI.COM – Gorengan sudah menjadi jajanan khas, apalagi di bulan puasa seperti sekarang ini.
Mungkin masih banyak dari kita yang menjadikan gorengan sebagai takjil alias menu makanan berbuka puasa.
Meskipun nikmat, bijaklah dalam mengonsumsi gorengan karena banyak risiko kesehatan yang mengintai dari makanan ini.
Bahkan penelitian terbaru menyebut bila gorengan bisa meningkatkan risiko kematian dini.
• Pengakuan 3 Pemudik Bandel Jalani Karantina di Rumah Angker, Mulyono: Mereka Nangis Didatangi Terus
• Tunjukkan Rasa Kepedulian, Yayasan Dharma Bakti bagi Sembako dan Nasi Kotak
• Hanya Buang Uang, Jangan Membeli 5 Skincare yang Sebenarnya Tidak Bermanfaat Ini
Dilansir Grid.ID dari penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ merinci bagaimana gorengan mempengaruhi kesehatan manusia.
"Orang-orang tahu makan gorengan mungkin memiliki hasil kesehatan yang merugikan, tetapi ada sedikit bukti ilmiah untuk menunjukkan apa dampak buruk jangka panjang dari makan gorengan," ungkap Dr Wei Bao, asisten profesor epidemiologi dari University of Iowa dikutip dari Time, Sabtu (25/4/2020).
"Secara umum, kami menemukan bahwa konsumsi gorengan dikaitkan dengan kematian secara keseluruhan," imbuh co-author penelitian ini.
• Corona Disebut Bisa Bertahan di Permukaan Baju, Ini Yang Harus Dilakukan Agar Pakaian Terbebas Virus
• 6 Ciri-ciri Suami Sedang Berbohong, Perhatikan Bahasa Tubuhnya, Apakah Kamu Menemukan Tanda Ini?
• 7 Cara Menikmati Akhir Pekan di Tengah Pandemi Covid-19, Memasak Hingga Coba Keahlian Baru
Hasil ini didapatkan para peneliti melalui studi longitudinal selama 20 tahun.
Mereka mengamati 107.000 perempuan yang lebih tua dari usia 50 hingga 79 tahun.
Para peserta diminta mengisi sebuah kuesioner terperinci tentang kebiasaan pola makan pada 1990-an.
Kesehatan mereka terus diamati oleh peneliti hingga tahun 2017.
Dalam rentang waktu 27 tahun, lebih dari 31.500 peserta meninggal dunia.
Dari pengamatan tersebut, para peneliti menyimpulkan orang yang melaporkan makan setidaknya satu porsi gorengan per hari memiliki risiko 8 persen lebih tinggi mengalami kematian dini.
• Susah untuk Menabung ? Coba Gunakan Kakebo, Budaya Menabung Orang Jepang agar Jadi Kaya
• 7 Tips Turunkan Berat Badan Saat Puasa, Gunakan Rumus 2-2-2-2 untuk Minum Air
Para penyuka gorengan itu juga memiliki risiko penyakit kardiovaskular 8 persen lebih tinggi.
Meski begitu, konsumsi gorengan tampaknya tidak sesuai dengan risiko kematian akibat kanker.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-gorengan_20160811_090900.jpg)