Corona di Bali

Dua Terminal Disiapkan Jadi Pasar Darurat, Pedagang di Lapangan Dangin Carik Tabanan Direlokasi

Pemerintah Tabanan berencana merelokasi puluhan pedagang di Lapangan Dangin Carik ke Terminal Pesiapan bahkan juga Terminal Tuakilang.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Foto petugas saat melakukan pengukuran untuk tempat pedagang di areal Terminal Pesiapan, Tabanan, Selasa (12/5/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Aktivitas puluhan pedagang bermobil di Lapangan Alit Saputra atau lebih dikenal dengan nama Lapangan Dangin Carik, Tabanan, Bali, tampak normal, Selasa (12/5/2020).

Namun, Pemerintah Tabanan berencana merelokasi puluhan pedagang tersebut ke Terminal Pesiapan bahkan juga Terminal Tuakilang.

Pemindahan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi dari fasilitas olahraga Lapangan Dangin Carik.

Rencana ini masih sedang dipersiapkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perhubungan Tabanan.

Pandemi Covid-19, Pedagang Bermobil Marak, Omzet Jutaan Jadi Ratusan Ribu

Dalam Rangka Perayaan HUT, Suryani Institute Publishing Luncurkan Buku Bincang Psikiater

Seorang Polisi Diduga Minta Ngesek dengan Pelanggar Lalu Lintas untuk Ganti Tilang

Bahkan, petugas juga sudah melaksanakan pengukuran tempat untuk nantinya mengetahui berapa pedagang yang bisa ditampung.

"Saat ini masih persiapan. Petugas juga sedang melakukan pengukuran untuk batasan para pedagang nantinya agar bisa berjejer rapi. Tapi ini baru persiapan dan untuk pelaksanaan pastinya masih belum tahu," kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan, Ni Wayan Primayani, Selasa (12/5/2020).

Primayani menjelaskan, pemindahan atau relokasi dari Lapangan Dangin Carik ke Terminal Pesiapan karena sesuai dengan arahan Pimpinan Daerah dalam hal ini Bupati Tabanan agar fungsi Lapangan yang merupakan fasilitas umum sebagai tempat olahraga tidak rusak nantinya atau kembali normal.

"Daya tampung di Terminal Pesiapan masih kita hitung, tapi jika nanti tak mencukupi kemungkinan sebagiannya akan direlokasi ke Pasar Tuakilang juga," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama menyatakan, untuk persiapan penggunaan terminal sebagai pasar darurat sudah dilakukan sterilisasi alias ditertibkan terhadap kendaraan besar yang kerap menginap berhari-hari.

Kegiatan tersebut atas instruksi dari Bupati Tabanan.

"Fungsi terminal menjadi pasar tidak akan mengganggu aktifitas terminal itu sendiri karena sudah disiapkan space juga untuk angkutan penumpang. Jadi sudah aman," jelasnya.

"Intinya kita akan terus awasi agar tidak terjadi kejadian truk menginap sampai berhari-hari,” tegas mantan Camat Selemadeg Timur ini.

Sebelumnya, Pedagang yang berjualan di Lapangan Alit Saputra adalah pedagang bermobil yang awalnya berjualan di Pasar Dauh Pala yang ada di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan.

Karena diberlakukan pembatasan operasional pasar untuk mencegah penyebaran Covid-19, pedagang bermobil di Pasar Dauh Pala dipindah atau direlokasi ke Lapangan Alit Saputra.

Kebijakan ini dibuat agar tidak terjadi kerumuman antara pembeli dan pedagang.(*).

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved