Jangan Sepelekan, Berikut Tanda Tubuh Kekurangan Mineral, Termasuk Rambut Rontok
Mineral bertugas melayani fungsi biologis di dalam tubuh yang tidak dapat ditiadakan atau diganti oleh pengobatan alternatif maupun pengobatan klasik.
- Belerang (S) dibutuhkan untuk kesehatan kulit, rambut, dan kuku
- Kalium (K) menurunkan tekanan darah
- Besi (Fe) terlibat dalam produksi darah
Sumber mikronutrien yang baik adalah, seperti dilansir dari ecosh:
- Garam laut
- Sereal gandum
- Havermut
- Soba
- Biji bunga matahari
- Kacang-kacangan
- Hati
- Legum
Sayuran hijau untuk penderita kanker hati.
- Sayuran hijau
- Minyak mentah
- Buah-buahan, dll.
Penyebab kekurangan mineral
2,5 miliar orang di seluruh dunia menderita kekurangan vitamin dan mineral yang parah.
Kekurangan mineral (mikro elemen) yang signifikan dapat disebabkan oleh:
- Stres
- Kehamilan atau menyusui
- Terbakar
- Berdarah
- Bekerja atau tinggal di lingkungan yang bising
- Kondisi kerja dan lingkungan yang berbahaya
- Usia (anak-anak dan orang tua termasuk dalam kelompok risiko)
Minum kopi secara berlebihan, konsumsi alkohol, merokok, beberapa obat dan pil KB juga dapat menghambat penyerapan mineral.
Apa yang menyebabkan kekurangan nutrisi dalam produk makanan (sayuran, buah-buahan, daging sapi dan unggas, dll.):
Baca Juga: Peduli Tubuhmu: Tanda Tubuh Kekurangan Gula, dari Kepala Pening Hingga Berkeringat Bahkan Hingga Mengalami Ini
- Polusi lingkungan (pabrik, industri, dll.)
- Jumlah unsur mikro dan makro (unsur hara) yang tidak mencukupi dalam tanah
- Pemrosesan makanan (memasak, menggoreng, memurnikan)
- Panen awal (mentah)
- Overproduksi
Bisakah seseorang mendapatkan semua mineral yang diperlukan dari makanan?
Akademisi P.A. Avtsyn mengatakan bahwa organisme hidup menerima unsur mikro yang dibutuhkannya dari udara, air, dan makanan.
Karena tubuh kita tidak dapat membuat mineral, maka nutrisi ini harus diganti secara konsisten.
Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa sebagian besar unsur mikro yang diperlukan ini tidak lagi ditemukan di tanah, tanaman atau makanan.
Sebagai contoh, sekitar 80% orang menderita kekurangan jumlah mineral dalam tubuh. Itu karena bahkan dengan diet seimbang, tidak mungkin untuk memberikan tubuh Anda jumlah mineral yang diperlukan.
Terlebih lagi, penelitian mengkonfirmasi bahwa dalam 83 tahun (1914-1997), kandungan mineral rata-rata sayuran telah turun dari 400 miligram menjadi 50 mg.
Kesimpulannya, ini menghasilkan kelainan dan masalah kesehatan. Namun, Anda dapat menghindari masalah kesehatan ini, jika Anda menambahkan suplemen makanan dalam menu harian Anda.
Tanda tubuh kekurangan mineral:
- Jerawat
- Anemia
- Radang sendi
- Asma
- Kuku rapuh
- Cacat lahir
- Kanker
- Candida
- Penyakit kardiovaskular
- Sembelit
- Kram
- Depresi, kehilangan memori, kelelahan kronis, gugup
- Diabetes, gula darah rendah (Hipoglikemia)
- Masalah pencernaan
- Eksim
- Busung
- Goitre (Tiroid Rendah)
- Rambut rontok, rambut beruban
- Hiperaktif
- Hipotermia
- Kelemahan sistem kekebalan tubuh
- Impotensi, disfungsi seksual, infertilitas
- Disfungsi hati
- Kelemahan otot / distrofi (juga fibrosis kistik)
- Osteoporosis
- PMS
- Gusi yang menyusut (Periodontitis, Gingivitis)
- Kerutan dan kendur (Facial / Aging)
- Kelemahan otot / distrofi (juga fibrosis kistik)
- Muscular Kelemahan / Dystrophy (juga Cystic Fibrosis)
Apakah tes darah dan urin menunjukkan kekurangan mineral?
Tes darah dan urin menunjukkan kekurangan mineral dengan penundaan besar dan tidak mencerminkan keberadaan mineral yang sebenarnya dalam tubuh Anda.
Selain itu, tes darah dan urin menunjukkan tahap akhir dari proses, yang telah mengarah pada penyakit.
Terlebih lagi, tubuh kita kehilangan mineral setiap hari misalnya karena proses berkeringat atau jangka panjang, yang dapat disebabkan oleh stres, parasit, dan kurangnya unsur mikro dalam makanan yang kita makan.
Kesimpulannya, tes darah dan urin tidak mencerminkan situasi nyata di tubuh Anda atau kurangnya unsur mikro. (*)
Artikel ini telah tayang di Grid ID dengan judul "Peduli Tubuhmu: Tanda-tanda Tubuh Kekurangan Mineral, Termasuk Jerawat"