Soal Kasus Surat Sehat Palsu Agar Bisa Lolos di Pelabuhan Gilimanuk,Polisi Berhasil Tangkap 2 Pelaku

Penangkapan ini berdasarkan informasi dan penyelidikan usai santernya pemberitaan menyangkut kasus itu.

Tangkap layar postingan Tofik.
Tangkap layar postingan Tofik. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Jagat media sosial digemparkan dengan adanya pungutan oleh oknum ojek pangkalan di Pelabuhan Gilimanuk, yang melakukan pungutan melalui surat kesehatan.

Polisi pun mencokok dua orang oknum yang diduga melakukan pungutan.

Penangkapan ini berdasarkan informasi dan penyelidikan usai santernya pemberitaan menyangkut kasus itu.

Informasi yang dihimpun, bahwa dua orang itu salah satunya ialah warga Kelurahan Gilimanuk.

80 Mahasiswa dan Pekerja Lamaholot Bali Dapat Bantuan Sembako dari Clerry Cleffy Institute

Terjatuh Saat Perbaiki Sumur di Jembrana, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban dalam Keadaan Meninggal

Pedagang Bermobil Dilarang Saat Penerapan PKM Kota Denpasar, Anggota Dewan Bandingkan dengan Ini

 Hanya saja, dua oknum ini diduga bukan pelaku yang ramai diperbincangkan yang memungut surat kesehatan dengan kop surat Puskesmas II Denpasar Barat.

Pendek kata bukanlah, oknum tukang ojek pangkalan.

 Namun, keduanya diketahui juga memiliki surat kesehatan yang dijual kepada para sopir atau warga yang hendak pulang kampung.

Surat keterangan sehat itu, menurut salah seorang korban Taufik, dijual seharga Rp 100 ribu melalui penelusuran Tribun Bali, yang mengkonfirmasi korban.

Dan hasil penyelidikan polisi juga diketahui senada. Bahwasanya surat itu dijual di kisaran itu.

Bahkan, ada penawaran hingga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved