Corona di Bali

Terkait Kebijakan New Normal, Bupati Eka: Saya Tidak Mau Pertaruhkan Masyarakat Saya

Terkait Kebijakan New Normal, Bupati Eka: Saya Tidak Mau Pertaruhkan Masyarakat Saya

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Tabanan, Eka Widyastuti ngayah menari rejang renteng di Pura Pura Catur Parhyangan Ratu Pasek Pelingggih Ida Betara Mpu Gana di Dusun Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Klungkung, Minggu (5/11/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti hingga saat ini belum berani menjamin menerapkan kebijakan New Normal dalam waktu dekat ini.

Sebab, kebijakan tersebut harus melihat data kasus yang terjadi di suatu wilayah dan jangan sampai terjadi transmisi lokal nantinya.

"Artinya begini, Kita ini kan sedang fokus menata Tabanan dulu. Semoga setelah lebaran ini tidak ada lagi penambahan kasus baru, kemudian PMI juga taat, bisa isolasi mandiri dengan baik.

Pemasang Patung Nyi Roro Kidul di Pantai Water Blow Nusa Dua Mengaku Dapat Pawisik ini

Dan kembali lagi jika setelah dinyatakan negatif tetap menjaga imun tubuh dan menjaga kesehatan, olahraga, dan minum vitamin. Intinya tetap menjaga protap kesehatan dengan baik dan masyarakat tetap berkomitmen," kata Eka Wiryastuti, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, jika akan menerapkan sesuai kembali ke yang normal, seluruh elemen harus bisa memproteksi diri dan saling menciptakan keadaan normal bersama-sama.

"Jangan hanya pemerintah saja, karena pemerintah bisa berjalan jika didukung masyarakatnya semua.

Saya yakin, masyarakat Tabanan luar biasa, proaktif, bisa menjaga kesehatan, dan nantinya bisa menghadapi hal terbaik untuk bisa meningkatkan pertumbuhan dan kehidupan ekonomi seperti biasa," ucapnya.

Dapat Asimilasi COVID-19, Rudolf Didor Karena Nekat Maling Lagi

Disinggung mengenai persiapan kebijakan New Normal misalnya dibukanya Daerah Tujuan Wisata (DTW), Bupati Eka mengatakan sudah mempersiapkan dengan protap.

Namun dirinya mengakui masih belum melihat alasan yang jelas atau pasti terkait hal tersebut khususnya di Tabanan.

"Saya belum melihat alasan yang jelas dan pasti. Kalau kita membuka sesuatu tapi akan membahayakan kita untuk apa? Buat kita, kita bertahan dulu.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved